SuaraJogja.id - Warga Dusun Yapah, Kalurahan Sukoharjo, Ngaglik, Kabupaten Sleman tengah digegerkan dengan aksi pembunuhan ayah oleh anaknya sendiri. Saat ini pelaku berinisial SPN sudah diamankan oleh pihak kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dukuh Yapah, Joni Pranata mengaku tak terlalu banyak mengetahui secara persis peristiwa tersebut. Pasalnya saat kejadian dia tengah berada di rumah.
"Saya baru di depan rumah, tahu-tahu ada yang ke sini ada yang bilang ada yang ribut di tempat kejadian. Perkiraan cuma ribut biasa enggak sampai kejadian itu [pembunuhan]," kata Joni saat ditemui, Selasa (23/7/2024).
Joni mendapat kabar keributan itu sekira pukul 20.00 WIB malam kemarin. Saat hendak ke lokasi, sudah ada informasi bahwa ayah yang ada di rumah tersebut sudah meninggal dunia.
Baca Juga: Polresta Sleman Akhirnya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Dugaan Pungli Lapas Cebongan
Ditanya mengenai kondisi kejiwaan pelaku yang merupakan anak kandung korban, Joni bilang memang yang bersangkutan berubah semenjak sang ibu meninggal dunia pada 2020 lalu. Sejak itu, SPN dikenal sebagai pribadi yang pendiam di masyarakat.
"Dulu masih sempet ikut berkegiatan tapi terus semakin diam. Akhir-akhir ini sudah jarang ya paling ikut cuma datang tapi diam, iya dikenal pendiam oleh warga," ungkapnya.
Berdasarkan keterangan dari tetangga, memang sudah cukup sering terjadi cekcok di dalam rumah pelaku dan korban. Namun warga sekitar juga tak mengetahui lebih jauh terkait persoalan apa.
Sedangkan pelaku sendiri memang lebih sering berada di rumah selama ini. Terlebih semenjak dia lulus SMA dan ditinggal ibunya.
"Orangnya [pelaku] emang ada sedikit gangguan jiwa kalau dilihat dari keseharian. Semenjak ibunya meninggal, jadi cuma di rumah. Kalau sama warga enggak [berkelahi] malah cuma pendiam. Sebetulnya sama orang tua juga diem tapi kok enggak tau karena apa kok sampai kayak gitu," tuturnya.
Baca Juga: Ini Motif Pemuda Bunuh Ayah di Ngaglik Sleman, Diduga Emosi Keinginan Tak Dipenuhi
"Kalau [SPN] ngamuk malah enggak pernah. Kaget juga ada kejadian kayak gitu. Biasanya diem, ngomong juga enggak, ngamuk enggak pernah," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Libur Singkat, Ini Momen Bek PSS Sleman Abduh Lestaluhu Rayakan Idulfitri Bersama Keluarga
-
Tim Kuasa Hukum Juwita Minta Penyidik Lakukan Tes DNA Guna Mengetahui Sperma di Rahim Jenazah
-
Kronologi Pemerkosaan Jurnalis Juwita Sebelum Dibunuh, Terduga Pelaku Anggota TNI AL
-
Daihatsu Xenia Jadi Barang Bukti Pembunuhan Wartawan di Banjarbaru
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo
-
Jalur Selatan Alami Lonjakan, Polres Kulon Progo Lakukan Buka Tutup Jalur Utama
-
Okupansi Hotel Anjlok 20 Persen di Momen Lebaran, Permintaan Relaksasi PHRI Tak Digubris Pemerintah
-
Gembira Loka Zoo Hadirkan Zona Cakar, Pengalaman Baru untuk Pengunjung Berjalan Bersama Satwa Buas
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan