"Jadi pelaku dulu pernah bekerja di Jakarta Selatan. Nah langsung kembali lagi ke sana untuk melarikan diri," kata dia.
Kemudian sekira pukul 17.00 WIB anggota Polsek Nglipar berangkat menuju tempat di mana pelaku bersembunyi. Pada hari Senin tanggal 10 Juni 2024 pukul 03.00 WIB tiba di daerah Kebayoran Lama dan melakukan pelacakan.
Dari Informasi yang telah didapat, pelaku tinggal di sebuah kos. Dan sekira Pukul 08.00 WIB terduga pelaku keluar kos dan menuju di sebuah bedeng Proyek. Polisi mengamankan pelaku ketika sedang duduk dan selanjutnya menginterogasinya.
"Dia mengakui perbuatannya dan kami bawa ke Mapolsek Nglipar," tambahnya.
Nugroho menjelaskan tersangka M membeli sapi kepada korban dengan harga yang tinggi untuk menarik perhatian korban supaya sapi cepat diberi pada tersangka. Tersangka memberikan sejumlah uang untuk DP agar bisa membawa sapi tersebut.
Tersangka M mengatakan kepada korban sisa uang akan diberikan setelah sapi laku, namun pada kenyataannya sapi sudah terjual uang tidak diberikan kepada korban. Dari informasi yang beredar, korban sebenarnya banyak namun yang melapor hanya satu.
S, salah warga asal Gedangsari juga menjadi korban penipuan M. Ia mengaku enggan melapor karena khawatir uangnya hilang dan tidak diberikan oleh pelaku.
Sapinya sendiri sebenarnya seharga Rp18 juta namun oleh pelaku ditawar Rp25 juta. Sapi dia berikan ke pelaku karena yang bersangkutan memberi uang panjar Rp500 ribu dan sisanya bakal diberikan ketika pulang dari pasar.
Kontributor : Julianto
Baca Juga: Sempat jadi DPO, Terpidana Penipuan Calon Haji Khusus di Sleman Berhasil Diamankan
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Pembangunan PSEL DIY Mundur ke 2028, Nasib Pengelolaan Sampah Kabupaten dan Kota Masih Abu-abu
-
Lebih dari 100 Seniman Sajikan Art is All Around di PORTA by Ambarrukmo
-
UPN Jogja Sebut Belum Ada Tawaran Resmi Kelola MBG, Pilih Fokus Ketahanan Energi
-
Revisi UU Pemilu Tertahan di Legislatif, Akademisi Sebut Sekadar Tambal Sulam
-
Anggaran BOSDa DIY 2026 Dipangkas Rp9 Miliar, Sekolah Kecil Terancam Tak Mampu Beroperasi