Deputy Project Manager PT DMT Arvi Zulham saat memberi keterangan pada warga terdampak Tol Jogja-Solo-Kulon Progo di Kantor Kalurahan Maguwoharjo, Sleman, Rabu (11/9/2024). [Suarajogja.id/Hiskia]
"Kalau batas waktu pengosongan kami tidak berhak menyampaikan itu, karena kami selaku pekerja konstruksi yang melaksanakan pekerjaan kami tahunya lahan itu sudah selesai dan kami tinggal melakukan eksekusi," tuturnya.
"Tetapi kembali lagi kami melakukan koordinasi kepada teman-teman kami mitra kami, baik pemilik Project atau PPK lahan untuk saling mengupdate informasi mana-mana lokasi lahan yang sudah bisa kami lakukan untuk konstruksinya. Jadi tetap kami akan menjunjung tinggi humanis kami di lapangan tidak akan main serobot," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Standar Global untuk BRImo, BRI Raih Sertifikasi ISO/IEC 25000
-
Babak Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman: Jejak Digital Seret Tersangka Baru
-
Ancaman BBM Naik Akibat Perang, Kurir Paket dan Ojol di Yogyakarta Kian Terhimpit
-
UGM-Bank Mandiri Taspen Lanjutkan Kemitraan, Siapkan Talenta Muda dan Literasi Pensiun
-
BRI Umumkan Dividen Rp52,1 Triliun, Didukung Laba Rp56,65 Triliun