SuaraJogja.id - Seorang pelajar perempuan kelas 5 SD asal Kalurahan Kedungpoh Kapanewon Nglipar Gunungkidul kini trauma dan takut untuk bertemu dengan laki-laki terutama yang belum dikenal. Pelajar perempuan ini baru saja menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh tetangganya sendiri.
Aksi pelecehan seksual terjadi pada hari Jumat (20/9/2024) kemarin saat korban tengah mengikuti pelajaran ekstrakurikuler pramuka di sekolahnya. Bocah perempuan ini menjadi korban pelecehan seksual di sebuah rumah kosong di dekat sekolahan tempatnya belajar selama ini.
Berdasarkan informasi yang berhasil dikumpulkan di lapangan menyebutkan aksi pelecehan seksual tersebut bermula ketika korban diantarkan oleh ayahnya ke sekolah sekira pukul 14.30 WIB hari Jumat kemarin. Setiap hari Jumat korban memang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pramuka di sekolahnya.
Usai diantar ayahnya, terduga pelaku berinisial A kemudian menghampiri korban yang tengah berjalan masuk ke sekolahan. Pemuda ini kemudian mengajak korban ke sebuah rumah kosong tak jauh dari sekolah tersebut. Di rumah kosong tersebut pelaku melakukan aksi pelecehan seksual mengarah ke pencabulan.
"Pelaku menciumi korban, memegang bagian sensitif sembari membekap mulut korban,"ungkap seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Korban ketakutan dan berusaha memberontak hingga akhirnya berhasil melepaskan diri. Korban akhirnya berlari menuju ke sekolah dan ikut bergabung dengan teman-temannya yang tengah mengikuti pelajaran ekstrakurikuler pramuka.
Sekira pukul 16.30 WIB, korban dijemput oleh ibunya. Dalam perjalanan menuju ke rumahnya korban bercerita bahwa dirinya telah mendapatkan perlakuan tidak senonoh dari tetangganya sendiri yaitu terduga pelaku berinisial A.
Ketika sampai di rumah, Ibu korban kemudian bercerita kepada suaminya yang baru saja pulang dari ladang. Ayah korban berusaha menginterogasi anaknya namun korban memilih untuk diam. Karena khawatir, ayah korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke ketua RT setempat.
Cerita pencabulan tersebut dengan cepat menyebar ke telinga warga yang lain. Hingga akhirnya mereka bersama-sama melakukan pencarian terhadap terduga pelaku. Jumat malam sekira pukul 20.00 WIB, terfuga pelaku berhasil diamankan warga di sebuah gubuk di Kelurahan Klayar Kapanewon Nglipar.
"Ya pelaku itu sedang bekerja menggarap lahan di Klayar. Kami amankan di sebuah gubug tengah alas (ladang)," tambah warga tersebut.
Warga yang geram dengan perilaku terduga pelaku langsung menghajar yang bersangkutan hingga babak belur. Perangkat Dusun tersebut akhirnya menghubungi petugas polsek Nglipar dan beberapa saat kemudian berhasil dievakuasi ke mapolsek setempat.
"Benar ada peristiwa itu. Kini terduga pelaku diamankan di Mapolres dan kasus ini ditangani oleh Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Polres Gunugkidul,"tutur Kapolsek Nglipar, AKP Larso.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi