SuaraJogja.id - PSS Sleman tampil trengginas ketika bertamu ke markas PS Barito Putera. Berlaga di stadion Sultan Agung, Bantul, skuat Elang Jawa mampu menundukkan tuan rumah dengan skor 0-3.
Pada pekan kedelapan BRI Liga 1-2024/25, Hokky Caraka tampil brilian sepanjang pertandingan. Ia berperan penting dalam dalam serangan-serangan yang dilakukan PSS Sleman dan turut memberikan kontribusi signifikan dalam kemenangan tim.
Selain menjadi kontributor gol pada pertandingan ini, Hokky yang menyumbang satu gol pun menunjukan peran besarnya saat terjadi gol ketiga bagi PSS melalui Gustavo Tocantins menit ke-60. Pemain kelahiran Ponjong, Gunungkidul ini berhasil memberikan umpan ciamik kepada Gustavo Tocantins.
Berkat perjuangannya merangsek hingga kotak penalti, Ia berhasil mengirimkan bola tersebut kepada Tocantins yang berdiri bebas tanpa pengawalan. Sekali sontek, bola tersebut membobol gawang Satria Tama untuk ketiga kalinya, sekaligus membalas umpan dari Tocantins yang berbuah gol bagi Hokky Caraka menit ke-8.
Hadir di sesi Post-Match Press Confererence, Hokky mengaku sangat gembira dengan hasil kemenangan di laga tandang kontra PS Barito Putera. Menurutnya, ini menjadi momen penting bagi kebangkitan PSS lepas dari situasi negatif.
“Alhamdulillah, PSS bisa bangkit lagi setelah terpuruk. Ini bisa menjadi batu lompatan ke depan yang bisa melewati klasemen di tujuh pertandingan terakhir. Mudah-mudahan kemenangan ini menjadi hal yang positif bagi kami bisa melewati rintangan dengan mudah ke depannya,” ungkapnya seperti dilansir dari laman PSS Sleman.
Dalam kemenangan penting PSS atas PS Barito Putera ini terjadi perubahan posisi Hokky Caraka sebagai pemain sayap. Pada pertandingan ini, Ia bermain lebih melebar dan efektif memanfaatkan posisi lawan dan adaptasi yang dijalaninya pun menjadi sorotan.
Menanggapi hal tersebut, Hokky menjelaskan perpindahan posisi bermain pernah dilakukan ketika Wagner Lopes masih duduk di kursi pelatih. Ia mengakui hal tersebut membuatnya menjadi lebih fleksibel beradaptasi.
“Dengan pelatih sebelumnya pernah bermain di posisi yang sama. Namun dengan pendekatan taktik yang berbeda. Makanya bisa mulai beradaptasi karena pernah bermain di posisi yang sama,” pungkasnya.
Baca Juga: Sambut Musim Baru, Bupati Sleman Harap PSS Sleman Bisa Berbicara Banyak di Liga 1
Debut Ciamik
Hadirnya Mazola Junior sebagai pelatih baru PSS Sleman langsung memberikan dampak positif bagi performa tim berjuluk Super Elang Jawa saat bermain di pekan kedelapan BRI Liga 1-2024/25. Debut pertamanya bersama tim berjuluk Super Elang Jawa memberikan kemenangan perdana usai meraih kemenangan dari laga tandangnya saat melawan PS Barito Putera dengan skor 0-3 yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (20/10/2024) sore.
Coach Ansyari Lubis selaku caretaker tim di sesi jumpa pers setelah laga menyebutkan kemenangan ini tidak lepas dari peran besar Coach Mazola dalam menanamkan rasa percaya diri kepada para pemain PSS. Menurutnya, hal ini menjadi faktor penting mengangkat mentalitas para pemainnya menghadapi situasi sulit yang dihadapi PSS.
“Dengan hadirnya Coach Mazola di tim PSS, Ia banyak menanamkan rasa percaya diri kepada para pemain. Ia pernah bilang dengan materi pemain yang ada, seharusnya PSS tidak ada di dasar klasemen. Jadi hal tersebut yang membuat gairah dan motivasi seluruh pemain meningkat di laga hari ini,” ungkapnya saat berada di Ruang Jumpa Pers Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (20/10/2024) sore.
Kemenangan ini diakui coach Ansyari membawa suasana optimis sangat terasa di dalam tim. Ia menyebutkan para pemain bertekad menjaga konsistensi tersebut dalam laga-laga berikutnya. Menurutnya, para pemain menjadikan kemenangan ini sebagai landasan memulai tren positif yang konsisten.
“Semoga ini menjadi awal kemenangan dan berlanjut ke laga-laga berikutnya, itulah harapan dari para pemain. Kemenangan ini kami jadikan momentum untuk memperbaiki klasemen,” tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Luky Alfirman Jadi Wamenkeu, Pengamat: Bisa Jadi Akal-akalan Amankan Jalan Politik 2029
-
Kasus Bolosego Alkid Dinyatakan Bukan Pemerasan, Lalu Mengapa Ada Polisi Diproses Propam?
-
Isu Ijazah Gibran Disinyalir Tutupi Riuhnya Reshuffle Kabinet, Pengamat UngkapPermainan Politik
-
Mutasi 88 Perwira Belum Cukup! JPW Minta Kapolri Baru Sikat Habis Masalah Sampai ke Polsek
-
Pilur Serentak Bantul Digelar Besok, 15 TPS Dipetakan Rawan hingga Sangat Rawan