SuaraJogja.id - Sebuah masjid masih berdiri di kawasan proyek Jalan Tol Jogja-Solo-YIA Seksi 2 Paket 2.2 Trihanggo-Junction Sleman. Padahal sekeliling area tersebut sudah dilakukan pembongkaran hingga pengurukan tanah.
Tampak satu bangunan masjid itu dikelilingi oleh tanah uruk yang sudah cukup tinggi. Hanya ada jalan di sisi selatan masjid yang memisahkan tanah uruk di sisi utara dan selatan tempat ibadah tersebut.
Lantas kenapa lahan di masjid itu belum dibebaskan? Humas Proyek Tol Jogja Solo Seksi 2 Paket 2.2 PT Adhi Karya, Agung Murhandjanto menuturkan bahwa masjid tersebut masih menunggu pembayaran lahan pengganti yang akan digunakan oleh masjid tersebut.
"Masjid kemarin kita sudah konsultasi dengan PPK lahan, intinya ini menunggu pembayaran lahan penggantinya," kata Agung saat dikonfirmasi, Jumat (15/11/2024).
Disampaikan Agung bahwa masjid tersebut memanfaatkan lahan wakaf. Sehingga memang sudah direncanakan untuk dilakukan pemindahan terhadap bangunan masjid itu ke lokasi lain.
Saat ini lahan pengganti untuk masjid itu sudah disiapkan. Nantinya lahan pengganti tersebut memanfaatkan milik warga dengan luasan sekitar 200-an meter persegi.
"Kemarin rencana tanah penggantinya sekitar 200-an meter, nanti untuk fungsi masjidnya berapa tapi yang mau dibeli itu 200-an meter," tuturnya.
Lokasi lahan pengganti masjid itu, kata Agung tidak jauh dari bangunan yang lama. Kontraktor pun siap untuk melakukan pembangunan masjid baru di lahan baru yang sudah ditetapkan nanti.
Proses pembangunan masjid baru ditargetkan sudah bisa dimulai pada akhir tahun ini. Nantinya setelah masjid yang baru terbangun maka lahan masjid yang lama bisa dimanfaatkan untuk proyek tol.
Baca Juga: Pembebasan Lahan Tol Jogja-Solo Seksi 2 Hampir Tuntas, Sisakan Dua Bidang Tanah
"Kita kejar akhir tahun ini untuk segera kita bangun. Jadi dibangun dulu, habis itu baru pindah," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Bedak Tabur Waterproof yang Tidak Mudah Luntur Saat Hujan
- 3 Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat HP, Tak Perlu ke Kantor
- Link Download Tema dan Logo HUT TNI 2026 Resmi dari Mabes TNI
- 3 Rekomendasi Sepatu Lokal Sol Empuk Aman untuk Hujan-hujanan, Anti Licin
- Bagaimana Cara Mengetahui Feng Shui Kita? Kenali Kua Number dan Cara Menghitungnya
Pilihan
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
Terkini
-
Cuaca Panas Menyengat, Warga Diminta Tak Beraktivitas di Luar, Ini Alasannya
-
Lonjakan Jutaan Tablet Alprazolam di Sleman, Dinkes Catat Penebusan Dobel hingga Apoteker Diancam
-
BRI Peduli Perkuat Komitmen Lingkungan, Latih 500 Volunteer Kelola Sampah di MotoGP Mandalika 2026
-
Pinjol Mudah Cair, Nasabah Gampang Dipermalukan, Reformasi Penagihan Mendesak
-
Berkaca Kasus Keracunan, Jogja Uji MBG Prasmanan dan Tak Lagi Pakai Ompreng