SuaraJogja.id - Motor jadi salah satu alat transportasi yang menjadi andalan banyak orang, baik untuk kegiatan sehari-hari maupun perjalanan jarak jauh.
Agar motor tetap awet dan nyaman digunakan, perawatan rutin menjadi hal yang wajib dilakukan.
Sayangnya, tidak semua orang menyadari pentingnya merawat motor dengan baik. Beberapa justru hanya mengandalkan bengkel saat motor mengalami kerusakan.
Padahal, banyak perawatan dasar yang sebenarnya bisa dilakukan sendiri di rumah tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Dengan memahami langkah-langkah perawatan dasar, Anda tidak hanya menghemat waktu dan uang tetapi juga menjaga performa motor dalam kondisi terbaik.
Sebagaimana dibahas oleh Liputan Indonesia, perawatan berkala tidak hanya mencegah kerusakan tetapi juga memperpanjang usia pakai kendaraan.
Berikut adalah lima tips utama perawatan motor yang wajib Anda ketahui dan praktikkan secara rutin.
1. Rutin Memeriksa Oli Mesin
Oli adalah komponen utama yang menjaga mesin motor tetap berfungsi optimal. Pastikan Anda mengganti oli sesuai jadwal, yaitu setiap 2.000-3.000 km atau berdasarkan rekomendasi pabrik. Cek secara rutin apakah volume oli cukup dan warnanya masih jernih. Oli yang sudah menghitam atau terlalu kental menunjukkan bahwa waktunya diganti. Penggantian oli tepat waktu dapat mencegah kerusakan mesin yang lebih parah.
2. Cek dan Jaga Tekanan Ban
Tekanan ban yang tidak sesuai bisa memengaruhi kenyamanan, keamanan, hingga konsumsi bahan bakar motor Anda. Ban yang terlalu kempis akan membuat motor boros bahan bakar, sedangkan ban yang terlalu keras berisiko menyebabkan pengendalian kurang stabil. Lakukan pengecekan tekanan ban setidaknya seminggu sekali dan sesuaikan dengan rekomendasi pabrik motor Anda.
3. Rawat Sistem Pengereman
Rem adalah komponen penting yang langsung berhubungan dengan keselamatan berkendara. Periksa kampas rem secara rutin untuk memastikan tidak terlalu tipis. Selain itu, cek minyak rem apakah volumenya cukup dan masih dalam kondisi baik. Jika Anda mendengar suara mencicit saat pengereman atau merasa rem kurang pakem, segera periksakan ke bengkel untuk mencegah kecelakaan.
4. Bersihkan Filter Udara dan Rantai
Filter udara berfungsi menjaga agar mesin tidak kemasukan kotoran. Jika filter ini kotor, aliran udara ke mesin menjadi terhambat, sehingga performa motor menurun. Bersihkan filter udara secara rutin, terutama jika sering berkendara di area berdebu. Selain itu, jangan lupa merawat rantai motor dengan membersihkannya dan melumasinya secara berkala untuk menghindari keausan.
Berita Terkait
-
80 Motor dan 1 Pickup Misterius Ditemukan di Rumah Kosong Bantul, Diduga Hasil Penggelapan
-
Apes, Gara-gara Anjing, 2 Motor dan 2 Mobil Tabrakan Beruntun di Bantul
-
Pemkot Yogyakarta Lelang 86 Unit Kendaraan Dinas, Cek Daftar dan Jadwalnya
-
Viral, Pengemudi Mobil Pukul Pemotor di Jogja saat Papasan Kendaraan, Kunci Motor Korban Dibuang
-
Viral Begal Payudara Kembali Beraksi di Sleman, Pelaku Mengendarai Motor Listrik
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Duh! Nekat Gondol Gamelan di Kota Jogja, Polisi Tangkap Seorang Lansia Tuna Wisma
-
Niat Perkuat Modal Usaha Berujung Petaka, Nasabah BPR Danagung Jogja Diduga Tertipu hingga Bangkrut
-
ASN Jogja Jangan Coba-coba Keluyuran Saat WFH, Absen Kini Dipelototi Pakai GPS!
-
Awas! Balita Paling Rentan, Dinkes Kota Jogja Catat 110 Kasus Pneumonia Awal 2026