SuaraJogja.id - Pemuda dan kaum perempuan di Babadan Baru, Kentungan, Condongcatur, Sleman, secara solid mendukung pasangan calon (Paslon) nomor urut 02, Harda Kiswaya dan Danang Maharsa, dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sleman 2024. Dukungan ini menjadi sorotan karena wilayah tersebut merupakan tempat tinggal calon bupati nomor urut 01, Sukamto.
Dalam acara Senam Sleman Sehat Harapan Baru yang diadakan pada Minggu (17/11/2024), Harda Kiswaya menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan ketersediaan lapangan kerja bagi pemuda, menjamin kesehatan, keamanan wilayah, serta pemberdayaan perempuan.
Komitmen Harda untuk Lapangan Kerja dan Pemberdayaan Pemuda
Harda menyatakan, pihaknya akan mempermudah investasi untuk menciptakan lebih banyak lapangan kerja, sehingga generasi muda di Sleman tidak perlu merantau.
"Kami berkomitmen membuka peluang kerja baru di Sleman agar pemuda di sini dapat tetap berkarir tanpa harus pergi ke luar daerah," ungkap Harda di hadapan sekitar 500 peserta senam, Minggu.
Selain itu, ia berjanji menegakkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2019 tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol. Langkah ini dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan alkohol oleh anak muda.
"Aturannya jelas, miras hanya boleh dijual di lokasi yang telah ditentukan. Penjualan sembarangan akan kami tindak tegas," tegasnya.
Harda juga berencana menyediakan fasilitas untuk mendukung kegiatan kreatif anak muda, termasuk pemasangan CCTV di wilayah-wilayah kampung yang dikelola oleh pemuda setempat. Hal ini bertujuan meningkatkan keamanan dan mencegah tindak kriminal.
"Pemuda adalah garda terdepan keamanan lingkungan. Kami ingin mendengar kebutuhan mereka agar program yang kami tawarkan benar-benar bermanfaat," tambah Harda.
Baca Juga: Sholawatan Pilkada Sleman Berujung Polemik, Bawaslu Usut Dugaan Eksploitasi Anak
Pemuda Babadan Baru Aktif Mendukung Paslon Harda-Danang
Ketua Ikatan Muda-Mudi Babadan Baru (Ikamaba), Azis Fajar Mursalin, mengungkapkan bahwa acara senam ini merupakan inisiatif pemuda setempat untuk mendukung Harda-Danang. Menurutnya, pasangan ini lebih peduli pada aspirasi dan kebutuhan anak muda.
"Pilkada adalah momen penting. Kami percaya Harda-Danang mampu mewujudkan kebutuhan pemuda, seperti lapangan kerja dan wadah kreativitas," jelas Azis.
Azis juga menyoroti pentingnya wadah kreativitas untuk anak muda agar mereka tidak terjebak dalam kegiatan negatif.
"Pemuda yang menganggur rentan terlibat kriminalitas. Dukungan terhadap program-program yang memberdayakan mereka sangat diperlukan," ujarnya.
Dukungan UMKM Lokal Meramaikan Acara
Acara senam ini tidak hanya melibatkan ratusan peserta, tetapi juga menggandeng 25 UMKM lokal. Produk-produk dari pelaku UMKM ini laku keras, bahkan panitia membeli sisa dagangan untuk dibagikan kepada peserta.
"Kami ingin mendukung warga setempat, terutama pelaku UMKM, agar lebih sejahtera," tutup Azis.
Dengan langkah nyata dan program yang berpihak pada pemuda, pasangan Harda-Danang semakin menguatkan posisinya sebagai pilihan potensial di Pilkada Sleman 2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Demi Asta Cita, BRI Group Pangkas Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
-
7 Spot Romantis Valentine di Jogja AntiMainstream untuk Momen Tak Terlupakan
-
Ide Ngabuburit di Kota Yogyakarta, Festival Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta Bisa Jadi Pilihan
-
Kasus Korupsi Hibah: Saksi Ungkap Fee Rp3 Juta dan Pesan Menangkan Kustini Sri Purnomo
-
Tren Harga Komoditas Pangan Mulai Merangkak Naik Jelang Ramadan, Pemkab Sleman Imbau Warga Tak Panic