Juara I WASPADA periode ke-4 tahun 2024 Eka Kusumawati mengaku tidak menyangka bisa dinobatkan sebagai juara. Dia sendiri baru mulai mengikuti program tersebut pada Mei 2024 kemarin.
"Saya ikut program ini mulai dari bulan Mei dari nota parkir, nota jajan, itu tidak ada niat untuk juara. Kemudian sampai akhir periode tidak pernah nomor 1," ucap Eka.
"Sebenarnya surprise juga bisa diberikan juara pertama untuk program waspada yang diselenggarakan oleh BPKAD Kota Yogyakarta," imbuhnya.
Eka sangat mengapresiasi program tersebut. Sehingga tidak hanya ikut membayar pajak tapi juga berkontribusi dalam hal pengawasan pajak daerah.
"Sangat mengapresiasi, programnya keren sekali, karena saya jujur baru tahun ini mengikuti program ini dari teman saya informasinya. Programnya keren sekali, jadi selain kita bisa bersama-sama berkontribusi dalam pengawasan pajak daerah, tidak terasa kita juga didorong untuk jajan di kota Jogja," ujar dia.
Program Pengawasan Pajak Daerah (WASPADA) yang saat ini sudah memasuki periode ke-5. Program itu telah dimulai pada 1 November 2025l4 hingga 30 April 2025.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
RPH Giwangan Siapkan Kuota 465 Hewan Kurban, Pemkot Yogya Larang Keras Panitia Cuci Jeroan di Sungai
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Imigrasi Yogyakarta Kembali Gagalkan Keberangkatan 3 Pria Diduga Jemaah Haji Non-Prosedural
-
Jangan Asal Perluas! Pemda DIY Tuntut Sistem MBG Dibenahi Total Sebelum Masuk Kampus
-
Usulan Pahlawan Nasional Sultan HB II Menanti Persetujuan Keraton Yogyakarta hingga Presiden Prabowo