"Tidak selalu film horor sih, lebih ke semua film. Kadang kalau emang tertarik film horor Indonesia ya ditonton, apalagi biasanya sering ada promo," kata Sanny ditemui di salah satu bioskop di Jogja.
Sanny bilang tak ada dana alokasi khusus untuk menonton film apalagi horor Indonesia. Namun jika menilik catatan di salah satu aplikasi bioskop di Indonesia, sejauh ini transaksi sudah mencapai Rp1,5 juta.
Jumlah itu belum ditambah ketika dia berada di bioksop lain yang tak tercatat pengeluarannya. Di Jogja sendiri ada tiga jaringan bioksop populer yang tersedia.
"Kalau khusus horor Indonesia sendiri biasanya sih bareng-bareng atau ada yang ngajakin nobar gitu. Kan suka ada promo tuh buy one get one paling, nah itu dimanfaatin, lumayan," ungkapnya.
Baca Juga: Dukung Partisipasi Masyarakat, Layanan Rekam KTP Kota Jogja Tetap Buka saat Pilkada 2024
"Ikut merasakan sensasi apalagi kalau nonton ramean di bioskop itu seru sih. Ada yang sampai teriak-teriak takut, tutup muka, mukulin temennya karena kaget, pengalaman horor apalagi kalau beneran nakutin dan filmnya bagus pasti menyenangkan," tambahnya.
Sementara itu Dika, seorang rekannya juga merupakan penikmat film. Ia mengaku menggemari nonton film horor, tidak terbatas horor buatan sineas Indonesia tapi juga dari berbagai negara.
Horor penuh darah dengan suasana mencekam adalah genre film favoritnya. Namun ketika berbicara film horor Indonesia, dia cenderung pemilih.
"Pilih-pilih sih kalau horor Indo, kalau emang cukup menjanjikan dari trailer atau sutradara dan para pemainnya, pasti dicoba sih, walaupun ya bukan jaminan oke juga dari kualitas," ucap Dika.
Menurutnya film horor memiliki kesan tersendiri, genre itu menyentuh beberapa emosi paling mendasar tiap orang yakni ketakutan dan ketegangan.
Baca Juga: Jogja Uji Coba Program Makan Siang Gratis, Mahasiswa Perhotelan Siap Diterjunkan ke Sekolah
"Horor sering kali menantang persepsi kita tentang realitas, membuat kita mempertanyakan apa yang mungkin atau apa yang mengintai di tempat yang tidak diketahui, ngomonginnya aja udah seru kan," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop
-
Ekspor Bisa Turun dan Berujung Badai PHK, Hanif Dhakiri: Tarif AS Alarm Serius, Pemerintah Harus...
-
Terus Melesat, Pabrik Gula Capai 500 Ribu Penonton dalam 2 Hari Penayangan
-
Ketimpangan Ekonomi dan Pembangunan dalam Fenomena Urbanisasi Pasca-Lebaran
-
Review Film Kuyang: Sekutu Iblis yang Selalu Mengintai, dari Ritual Mistis sampai Jumpscare Kejam
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo
-
Jalur Selatan Alami Lonjakan, Polres Kulon Progo Lakukan Buka Tutup Jalur Utama
-
Okupansi Hotel Anjlok 20 Persen di Momen Lebaran, Permintaan Relaksasi PHRI Tak Digubris Pemerintah
-
Gembira Loka Zoo Hadirkan Zona Cakar, Pengalaman Baru untuk Pengunjung Berjalan Bersama Satwa Buas
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan