SuaraJogja.id - Pekan ke-13 BRI Liga 1 2024/2025 menjadi momen sulit bagi PSS Sleman. Sama seperti dua pekan sebelumnya, PSS kembali menelan kekalahan. Kali ini, mereka harus mengakui keunggulan Persib Bandung dengan skor tipis 2-1 pada laga yang digelar di Stadion Manahan, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Senin (9/12/2024) malam kemarin.
Gol pembuka pertandingan dicetak oleh Nicolau Cardoso (19') untuk PSS, tetapi keunggulan tersebut segera disamakan oleh David da Silva (20') dari Persib.
Gol kemenangan tim tamu kemudian dilesakkan oleh Tyronne Gustavo Del Pino Ramos pada menit ke-80, memastikan kemenangan Persib dan memperpanjang tren buruk PSS.
Pelatih PSS, Coach Mazola Junior, mengungkapkan kekecewaannya atas hasil tersebut. Ia menilai kekalahan ini sangat sulit diterima, terutama karena gol kedua Persib dinilai berbau ketidakberuntungan.
"Gol kedua Persib terjadi akibat bola yang berbelok setelah mengenai salah satu pemain kami, sehingga sulit diantisipasi oleh Alan. Kekalahan ini terasa lebih menyakitkan karena faktor ketidakberuntungan," ujar Mazola dikutip dari laman resmi klub.
Meski demikian, Mazola mengapresiasi performa anak asuhnya, terutama dalam penerapan taktik. Menurutnya, pada babak pertama, PSS mampu membatasi peluang Persib. Namun, hal tersebut belum cukup untuk menghindarkan mereka dari kekalahan.
"Secara taktik, para pemain sudah menjalankan instruksi dengan baik, terlihat dari minimnya peluang Persib di babak pertama. Namun, kami masih kurang beruntung di hasil akhir," tambahnya.
Kekalahan ini menjadi yang ketiga secara beruntun bagi PSS Sleman, setelah sebelumnya tumbang dari Persita Tangerang dan Dewa United FC. Hasil tersebut membuat PSS tertahan di papan bawah klasemen Liga 1.
"Kami menghadapi tiga kekalahan berturut-turut, termasuk dari Persita dan Dewa United. Menurut saya, hasil hari ini tidak adil. Setidaknya, kami layak mendapatkan satu poin,” kata Coach Mazola kecewa.
Baca Juga: Takluk dari Dewa United FC, Penyerang PSS Sleman Minta Maaf ke Fans
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
Terkini
-
Jeritan Hidup di Balik Asap Sate Malioboro: Kisah Kucing-kucingan PKL dan Dilema Perut yang Perih
-
7 Fakta Sidang Mahasiswa UNY Pembakar Tenda Polda DIY: Dari Pilox Hingga Jeritan Keadilan!
-
Pasar Murah di Yogyakarta Segera Kembali Hadir, Catat Tanggalnya!
-
Gempa Bumi Guncang Selatan Jawa, Pakar Geologi UGM Ungkap Penyebabnya
-
Kecelakaan Maut di Gamping, Pengendara Motor Tewas di Tempat Usai Hantam Truk