SuaraJogja.id - Mantan Bupati Sleman periode 2010-2015, Sri Purnomo, hadir langsung memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sleman pada Rabu (11/12/2024). Sri Purnomo diperiksa sebagai saksi atas kasus dugaan korups dana hibah pariwisata tahun 2020 silam.
"Hari ini Pak Sri Purnomo sebagai warga negara yang taat hukum, beliau memenuhi panggilan atas kapasitasnya sebagai saksi dugaan tindak pidana korupsi hibah pariwisata," kata Kuasa hukum Sri Purnomo, Soepriyadi kepada awak media, Rabu (11/12/2024).
Soepriyadi tak menyampaikan secara detail materi pemeriksaan kliennya. Dia hanya memastikan Sri Purnomo hadir untuk menjelaskan sesuai fakta yang terjadi pada saat itu.
"Datang ke sini sebisa mungkin menjelaskan sesuai dengan fakta yang terjadi pada saat itu, apapun faktanya Pak Purnomo coba ungkapkan seperti apa, tanpa menutupi suatu pun," ungkapnya.
Dia menyebut pemeriksaan itu dilakukan sejak pukul 09.00 WIB pagi hingga sore tadi. Pihaknya juga tak membawa banyak berkas terkait pemeriksaan yang dilakukan itu.
"Dokumen-dokumen itu sudah udah banyak di pihak kejaksaan juga. Jadi mungkin dokumen-dokumen terkait dengan permasalahan itu tinggal beberapa saja yang kita coba lengkapi, apa yang dibutuhkan kita bawa," ungkapnya.
Berdasarkan informasi, penyidik Kejari Sleman juga bakal memanggil putra Sri Purnomo, yakni Raudi Akmal terkait kasus dana hibah pariwisata tersebut.
Diketahui Raudi merupakan anggota DPRD Sleman dari fraksi PAN saat itu. Pemeriksaan terhadap Raudi dijadwalkan berlangsung pada Kamis (12/12/2024) besok pagi.
Sementara itu belum ada keterangan resmi dari pihak Kejaksaan Negeri Sleman terkait pemanggilan saksi dalam kasus dugaan hibah pariwisata tersebut.
Berita Terkait
-
Mantan Bupati Sleman Jalani Pemeriksaan di Kejari Terkait Perkara Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata 2020
-
Kejari Sleman Periksa 70 Saksi Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata, masih Kumpulkan Bukti untuk Tetapkan Tersangka
-
Penanganan Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata di Kabupaten Sleman Masih Lanjut, Kini Naik ke Penyidikan
-
Kejari Sleman Pastikan Dugaan Penyelewengan Dana Hibah Pariwisata Terus Berproses
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Duh! Calon Jemaah Haji Sleman Batal Berangkat, Faktor Kesehatan hingga Kehamilan Jadi Penyebab
-
Minyakita Meroket, Jeritan Hati Penjual Angkringan Jogja: Naikkan Harga Gorengan Takut Tak Laku
-
Rayakan Hari Kartini, BRI Gelar Srikandi Pertiwi dan Womenpreneur Bazaar
-
Investasi Bodong di Jogja Terbongkar: 8 WNA Mengaku Miliarder, Padahal Cuma Kelola Warung Kecil
-
BRI Miliki 36 Ribu Pekerja Perempuan, Setara 43% dari Total 86 Ribu Pekerja