SuaraJogja.id - Kepolisian Resor Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta menyiapkan rekayasa arus lalu lintas pada sejumlah ruas jalan kabupaten ini terutama menuju kawasan wisata Pantai Parangtritis pada libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana dalam keterangannya di Bantul, Rabu, mengatakan, rekayasa arus lalu lintas diberlakukan selama libur akhir tahun diperlukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di kawasan wisata tersebut.
"Rekayasa arus lalu lintas antara lain pengunjung dari arah Bantul yang menuju kawasan objek wisata Pantai Parangtritis seluruhnya diarahkan melewati Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) jalan Parangtritis ke selatan," katanya.
Dia mengatakan, arus kendaraan di simpang empat Pantai Depok dari arah utara hanya bisa belok kiri menuju Jalan Parangtritis. Kendaraan dari barat di simpang empat Depok hanya bisa lurus, begitu juga kendaraan dari arah timur hanya bisa lurus.
"Sementara arus kendaraan yang keluar dari kawasan wisata Pantai Parangtritis dari simpang tiga Hotel Gandung diarahkan ke barat seluruhnya menuju Pantai Depok. Dari arah Pantai Depok dialihkan menuju ke barat atau Jalan Samas ke utara melalui simpang empat Depok," katanya.
Lebih lanjut, dia mengatakan, personel dari kepolisian juga dikerahkan ke jalan untuk mengatur dan mengendalikan arus lalu lintas kendaraan pengunjung wisatawan, agar tidak terjadi kemacetan atau antrean panjang di kawasan wisata.
"Bagi masyarakat dan pengunjung agar masuk melalui TPR Parangtritis, dan bisa keluar melalui Jalan Samas, guna mengantisipasi penumpukan arus kendaraan," katanya.
Dia juga mengatakan, pemberlakuan rekayasa lalu lintas kendaraan pada libur akhir tahun ini sifatnya situasional atau insidentil menurut penilaian petugas personel di lapangan.
"Sehingga apabila lalu lintas terjadi 'crowded, rekasaya lalu lintas akan diberlakukan," katanya.
Baca Juga: Memasuki Libur Nataru, Sejumlah PO Bus di Gunungkidul Mulai Naikkan Harga Tiket
Berita Terkait
-
Jumlah Kendaraan yang Masuk Gunungkidul Alami Lonjakan Saat Libur Nataru, Puncaknya Capai 27 Ribu Unit
-
Antisipasi Macet Libur Natal dan Tahun Baru, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Parangtritis
-
Bupati Bantul Berharap Momen Natal Gugah Semangat Hadirkan Kebaikan Sesama Umat
-
Jelang Perayaan Natal, Polda DIY Lakukan Sterilisasi Lima Gereja di Bantul
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 7 Sepatu Nike Tanpa Tali yang Praktis dan Super Nyaman untuk Lansia
Pilihan
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
Terkini
-
Harapan Baru dari Perbukitan Menoreh, Petani Patihombo Mantap Kembangkan Kopi Arabika
-
Populasi Elang Jawa Terancam Punah, Habitat yang Berkurang Drastis Jadi Penyebab
-
Heboh Mbak Rara Pawang Hujan Ditegur Abdi Dalem Saat Labuhan Parangkusumo, Ini Respon Keraton Jogja
-
Cantik di Luar, Sunyi di Dalam: Tangisan Haru Pedagang Pasar Sentul Mengeluh Sepi Pembeli
-
Target PAD Pariwisata Bantul 2026: Realistis di Tengah Gempuran Gunungkidul dan Protes Retribusi