SuaraJogja.id - Kecelakaan tragis terjadi di Padukuhan Wuni, Kalurahan Nglindur, Kapanewon Girisubo, Gunungkidul, Kamis (9/1/2025) siang. Kasiyem (83), seorang nenek setempat, meninggal dunia setelah tertimpa mobil bak terbuka jenis Colt Pick Up dengan nomor polisi AD-8567-G yang terguling ke jurang di belakang rumahnya.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu, korban sedang memberi pakan ayam di area belakang rumahnya. Secara tak terduga, kendaraan Mitsubishi L300 yang dikemudikan Widayat (34), warga setempat, tergelincir dan jatuh dari jalan menanjak hingga menimpa korban.
Menurut informasi yang dihimpun, kendaraan tersebut melaju dari arah utara menuju selatan. Ketika melintasi jalan yang menanjak dan berbelok tajam, pengemudi kehilangan kendali atas kendaraan. Mobil kemudian terguling ke jurang sedalam dua meter dan langsung menimpa Kasiyem yang berada di bawahnya.
Proses evakuasi berlangsung dramatis, dengan melibatkan warga sekitar yang berusaha mengangkat kendaraan untuk menyelamatkan korban. Dalam kondisi kritis, Kasiyem segera dilarikan ke RS Maguan Husada di Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Namun, luka parah yang dideritanya, termasuk patah tulang serius, membuat nyawanya tidak tertolong.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Gunungkidul, Iptu Winarko, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, kendaraan mengalami hilang kendali akibat kondisi jalan yang menurun dan menikung tajam.
"Peristiwanya terjadi di Jalan Rongkop-Girisubo, tepatnya di Dusun Wuni, Kalurahan Nglindur, Kapanewon Girisubo. Kendaraan Colt Pick Up berjalan terlalu ke kanan hingga masuk ke jurang sedalam dua meter. Pada saat bersamaan, korban sedang berada di bawah jurang tersebut," jelas Iptu Winarko, Jumat (10/1/2025).
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban mengalami luka berat, termasuk patah tulang pada bagian kaki, sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Polisi kini tengah menyelidiki lebih lanjut penyebab kecelakaan ini. Pengemudi kendaraan, Widayat, telah dimintai keterangan terkait insiden tersebut. Dugaan awal mengarah pada faktor kelalaian pengemudi serta kondisi jalan yang kurang mendukung.
Kontributor : Julianto
Baca Juga: Kejang-kejang saat Bermain Kasti, Siswa SD di Gunungkidul Meninggal Dunia
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Perkuat Holding Ultra Mikro, Ekosistem Emas Kelola 153 Ton
-
Qlola New Skin Resmi Diperkenalkan, BRI Tingkatkan Pengalaman Digital Nasabah Bisnis
-
Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
-
Fakta Pahit Buruh Pengupas Bawang di Jogja, Kerja Seharian Hanya Diupah Rp3 Ribu
-
Ospek Bukan Ajang Perpeloncoan, Rektor UNY: Perlakukan Mahasiswa Sebagai Raja-Ratu