Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
Senin, 03 Maret 2025 | 19:12 WIB
Wakil Ketua I DPRD Kota Jogja Sinarbiyat Nujanat (kanan) dan Wakil Ketua II DPRD Kota Jogja Triyono Hari Kuncoro (kiri) di DPRD Kota Yogyakarta, Senin (3/3/2025). [Suarajogja.id/Hiskia Andika Weadcaksana]

SuaraJogja.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Yogyakarta memastikan akan tetap mendukung Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta yang dipimpin Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo dan Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan.

Kendati mendukung berbagai program yang akan dilaksanakan, DPRD Kota Yogyakarta tetap siap melakukan fungsi pengawasan. Sehingga program-program yang dijalankan dapat secara efektif menyelesaikan permasalahan sampah di Kota Gudeg.

"Harapan kami tentu bagaimana komunikasi itu terus bisa terbangun dengan baik. Kemudian juga akan tumbuh sinergitas antara legislatif dan eksekutif," kata Wakil Ketua I DPRD Kota Yogyakarta Sinarbiyat Nujanat di DPRD Kota Yogyakarta, Senin (3/3/2025).

Ditambahkan Sinarbiyat, DPRD akan terus memonitor kebijakan yang dilakukan Pemkot Jogja. Termasuk program-program prioritas yang disampaikan oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jogja saat kampanye kemarin.

"Kami dari DPRD akan terus melakukan monitoring terhadap langkah-langkah yang diambil pemerintah kota dalam menyelesaikan permasalahan di Kota Jogja," ucapnya.

Dia menilai persoalan sampah menjadi salah satu yang memang perlu menjadi perhatian. Di sisi lain, selama ini DPRD Kota Jogja sudah menyetujui berbagai usulan alokasi anggaran dalam APBD untuk mendukung program pengelolaan sampah oleh Pemkot Jogja.

"DPRD Kota Johja akan terus melakukan monitoring, memantau, mencermati program-program itu, termasuk progres terkait dengan penyelesaian sampah dari minggu per minggu," ucapnya.

"Kami berharap pemerintah kota benar-benar fokus dalam menangani masalah sampah ini sebelum beralih ke program lain," imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Kota Jogja Triyono Hari Kuncoro memastikan bakal tetap kritis terhadap berbagai kebijakan Pemkot Jogja. 

Baca Juga: Gegara Keruk TKD untuk Jalan Kampung 10 Meter, Warga Bejiharjo Ditegur Keraton Yogyakarta

"Kami berharap hubungan antara legislatif dan eksekutif harmonis. Namun bukan berarti kami tidak kritis, karena pemkot harus menjalankan program kesejahteraan masyarakat,” terang politisi PKS ini," tegas Triyono.

Sementara itu, Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menegaskan komitmennya untuk penanganan persoalan sampah di Kota Jogja. Termasuk untuk pengosongan depo-depo yang ada sekarang. 

Selain itu Hasto pun menolak pengadaan mobil dinas baru untuk dia serta wakilnya Wawan Harmawan. Dia memilih anggaran itu digunakan untuk alokasi penanganan sampah di Kota Yogyakarta.

"Lebih baik mobil yang mau dibelikan untuk saya dan untuk Pak Wakil itu kan paling enggak anggarannya bisa jadi hampir Rp3 miliar. Itu kan lebih baik kita pakai untuk bikin gerobak sampah," tegas Hasto.

Load More