"Sekarang belum ada kenaikan jumlah penumpang. Ada hanya sedikit," ujar Pedut, Minggu (23/3/2025).
Perwakilan PO Sinarjaya Gunungkidul, Desta pemesanan tiket arus mudik untuk saat ini masih belum begitu ramai. Namun pemesanan justru mengalami peningkatan signifikan untuk Arus Balik mendatang.
"[Arus Mudik] masih sepi. H+ yang ramai," ujarnya.
Kepala Terminal Dhaksinaga Wonosari, Arif Farwanto menambahkan, mengenai tiket yang mencapai 2 kali lipat dari harga normal itu adalah kebijakan dari masing-masing PO. Karena dari pemerintah pembatasan hanya di kelas ekonomi.
"Kalau non ekonomi kami tidak bisa atau belum bisa menjawab," ujarnya.
Namun jika menurut pendapat pribadinya, pengelola bus sebaiknya menaikkan harga tetapi jangan terlalu signifikan.
Tujuannya agar konsumen tidak merasa keberatan sehingga masyarakat masih tetap menggunakan angkutan bus reguler.
Dia menilai karena tinggi harga tiket reguler, akhirnya masyarakat perantau sekarang bisa dilihat lebih memilih carter menggunakan bus Wisata.
Di mana memang tarifnya relatif lebih murah dan diantar hingga ke alamat tujuan kota kecamatan dan desa masing-masing.
Baca Juga: 3 Juta Wisatawan Serbu Jogja Lebaran Ini, Polda DIY Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Terkait kondisi arus mudik, Arif menyebut
hingga sepekan menjelang lebaran masih belum ada peningkatan jumlah pemudik yang masuk ke terminal terbesar di Gunungkidul ini.
Jumlah penumpang ataupun armada bus masih relatif normal dengan hari-hari biasanya
"Ramainya kemungkinan nanti tanggal 27, 28, 29 Maret," kata Arif.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?
-
Update Kasus Daycare Little Aresha, Polresta Jogja Siapkan Pelimpahan 13 Tersangka ke Kejaksaan
-
Dinilai Terlalu Berbelit, Trah Sri Sultan HB II Ajukan Uji Materi UU Nomor 20 Tahun 2009 ke MK
-
RPH Giwangan Siapkan Kuota 465 Hewan Kurban, Pemkot Yogya Larang Keras Panitia Cuci Jeroan di Sungai
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri