Scroll untuk membaca artikel
Galih Priatmojo
Rabu, 26 Maret 2025 | 13:06 WIB
Sejumlah bus AKAP menunggu pemudik di terminal Dhaksinaga Wonosari, Rabu (26/3/2025). Diungkapkan para pengusaha bus, mudik tahun ini lebih sepi penumpang ketimbang tahun sebelumnya. Tiket mahal hingga pilihan kendaraan lain diduga jadi faktornya. [kontributor/Julianto]

Hal serupa juga diakui oleh perwakilan PO Sinar Jaya di Gunungkidul, Desta. Untuk Arus Balik mendatang ada penurunan sekitar 30% dibanding dengan tahun yang lalu. Saat ini masyarakat semakin pintar dan memilih untuk men-charter atau menyewa bus pariwisata dan juga Travel. 

"Ya di daerah Selatan seperti Tepus, Purwosari, Girisubo itu Dusun 1 Kelurahan itu pada menyewa bus pariwisata untuk balik ke Jakarta. Jadi itu mengurangi porsi kami," kata dia. 

Kepala terminal daksinaga Wonosari, Arif Farwanto mengakui salah satu pemicu menurunnya peminat angkutan umum pada masa lebaran ini adalah tingginya harga tiket yang diberlakukan oleh masing-masing PO. Sebenarnya kenaikan harga tiket adalah hal yang wajar namun sebaiknya jangan terlalu tinggi sehingga tidak memberatkan masyarakat. 

"Naik itu boleh. Tapi ya jangan terlalu tinggi, kalau tinggi banget kan masyarakat memilih mencarter bus pariwisata ataupun travel. Lebih murah dan diantar sampai depan rumah," terangnya.

Baca Juga: Jatah Makan Bergizi Gratis Jadi Menu Buka Bersama, Inovasi Ramadan di Sekolah Gunungkidul

Diketahui sebelumnya semua PO yang melayani jurusan Gunungkidul-Jabodetabek sudah menaikkan harga jual tiket. Mereka berusaha menganggap moment libur Idul Fitri ini sebagai peak season yang selalu diharapkan. 

PO Maju Lancar misalmya di hari biasa harga tiket AC Patas Rp 220.000 kini naik menjadi Rp 400.000. Kemudian AC Executive pagi dari Rp 245.000 menjadi Rp 560.000, kemudian kelas Royal Eksekutif dari Rp 270.000 menjadi Rp 590.000.

PO Sinarjaya harga tiket juga mengalami kenaikan. Eksekutif legrest Rp 250.000 (21-25Maret 2025), Rp 530.000 (26 Maret 2025), Suite Class Family Rp 400.000 (21 Maret 2025), Rp 740.000 (26-29 Maret 2025), Rp 640.000 ( 30 Maret 2025) dan Suite Class Rp 390.000 (21 Maret 2025), Rp 740.000 (30 Maret 2025) 

PO Handoyo harga tiket VIP Rp 325.000 (21-24Maret 2025), Rp 475.000 (25 Maret 2025) kelas Eksekutif Rp 375.000 ( 23-24Maret 2025), Rp 500.000 (25 Maret 2025), Rp 550.000 (28 Maret 2025) 

PO Murni Jaya keberangkatan tanggal 21-29 Maret tarif normal Rp. 250,000 kemudian tanggal 2 April Rp 450,000, tanggal 03 - 09 April Rp 600,000, tanggal 10-13 April 410,000 dan tanggal 14-20 April Rp 290,000.

Baca Juga: Jalur Clongop kerap Longsor, Pemda DIY Baru Gelontorkan Rp15 Miliar untuk Dua Lokasi

PO Santosa Rute dari Barat (Jabodetabek) ke Timur 21-23 Maret Rp.290.000-Rp 310.000, tanggal 24-30 Maret naik menjadi Rp 490.000-Rp 510.000. Kemudian tanggal 1-7 April Rp 490.000-Rp.510.000, 31-2 april Rp 340.000-Rp 360.000 dan  8-13 April Rp 349.000-Rp 360.000.

Load More