Hasto menambahkan, Pemkot baru akan menggelontorkan sejumlah gerobak sampah ke tingkat kalurahan pada Juli 2025 nanti saat ada anggaran perusahaan.
Karenanya RW yang belum memilik gerobak hingga saat ini tetap bisa membuang sampah di TPS kecil yang dimiliki.
Namun pihak RW maupun kalurahan diminta mengusahakan gerobak secara mandiri terlebih dulu untuk membawa sampah warga sebelum dibawa ke depo.
"Berarti yang belum siap untuk gerobaknya, warga masih bisa dibuang dengan TPS kecil. Tetapi dengan gerobak, bukan pribadi-pribadi. Bisa diselesaikan dengan RW dan dengan lurah," ungkapnya.
Hasto menambahkan, Pemkot berencana menutup 31 TPS berskala kecil di Kota Yogyakarta. Penutupan dilakukan secara bertahap yang dimulai dua pekan mendatang.
Penutupan TPS kecil dilakukan untuk mencegah lindi atau air sampah yang mengalir ke jalan sehingga mengganggu lingkungan masyarakat sekitar.
Nantinya Pemkot menyediakan insinerator untuk mengolah sampah dari TPS-TPS kecil yang dikirim pengerobak ke depo.
Pemkot rencananya menyediakan 10 insinerator untuk mengolah sampah. Pengoperasian insinerator ini diharapkan dapat menanggulangi sampah di Kota Yogyakarta yang mencapai 280 ton sampah per hari.
Selain penutupan TPS, Pemkot Yogyakarta juga berencana mengosongkan depo sampah berskala besar dan kecil. Hingga saat ini, Pemkot sudah mengosongkan 29 depo.
Baca Juga: 'Saya Hidupkan Semua!' Wali Kota Jogja Kerahkan 10 Mesin untuk Tangani 300 Ton Sampah Per Hari
"Tempat Pengolahan Sampah Terpadu 3R [TPST 3R] Bawuran yang terletak di Bantul pun difungsikan," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Terkini
-
Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius
-
Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan
-
Anggaran Minim, BPBD DIY Geser Alokasi Atasi Bencana di Jogja
-
Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh