SuaraJogja.id - Polresta Sleman mengungkap dugaan praktik perjudian di wilayahnya belum lama ini.
Kendati tidak ditemukan aktivitas judi saat dilakukan pengecekan, polisi mendapati sejumlah arena yang diduga disiapkan untuk kegiatan ilegal tersebut.
Kapolresta Sleman, Kombes Pol Edy Setianto Erning Wibowo menuturkan bahwa pihaknya mendapatkan informasi itu dari masyarakat serta pantauan media sosial.
Informasi tersebut mengenai rencana kegiatan halal bihalal yang disisipi ajakan judi sabung ayam.
"Dua hari yang lalu [pengecekan di lokasi], intinya kita mendapat informasi dari masyarakat dan beredar di medsos bahwa ada ajakan orang mau halal bihalal dan mau sabung ayam," kata Edy saat dihubungi, Jumat (12/4/2025).
Menindaklanjuti laporan itu Polresta Sleman bersama Kodim 0732 Sleman, Polisi Militer AD, POM AU dan Pemerintah setempat mendatangi lokasi diduga digunakan untuk judi sabung ayam dan dadu tersebut.
Berdasarkan informasi, lokasinya berada di Dusun Gedongan Sinduadi, Mlati, Sleman.
Namun saat dilakukan pengecekan di lokasi, petugas gabungan tidak menemukan aktivitas perjudian yang dilakukan.
"Namun setelah dilakukan pengecekan di sana kita tidak menemukan ada aktivitas judi itu," ucapnya.
Baca Juga: Guru Besar UGM Dipecat karena Kekerasan Seksual: Polisi Belum Terima Laporan
Kendati demikian, dari hasil pemeriksaan di lokasi, kata Edy, ditemukan beberapa bangunan permanen yang diduga digunakan sebagai arena perjudian.
"Tapi tempatnya itu yang permanen itu, itu yang diduga arena untuk judi," imbuhnya.
Dia memastikan tidak ada barang yang disita petugas dari lokasi kejadian.
Hanya saja saat diperiksa memang pada lokasi itu terdapat beberapa fasilitas yang menyerupai arena judi.
Mulai dari arena untuk sabung ayam, dadu, hingga meja biliar. Hal ini memperkuat kecurigaan bahwa lokasi tersebut memang kerap digunakan untuk aktivitas ilegal.
"Iya ada arena sabung ayam, ada arena untuk dadu, kemudian biliar atau untuk apa itu. Iya sepertinya begitu [tidak hanya judi sabung ayam]," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Dukung Asta Cita, BRI Fokuskan KUR untuk Perkuat Sektor Riil
-
Gustan Ganda di Sidang Tipikor: Dana Hibah Pariwisata Bukan Strategi Pemenangan Pilkada Sleman 2020
-
UU Keistimewaan DIY Tinggal Cerita Sejarah, GKR Hemas Desak Masuk Pembelajaran Sekolah
-
PSIM Yogyakarta Lepas Kasim Botan, Manajer Tim Spill Pemain Asing Baru
-
Isu Reshuffle Kabinet Kian Menguat, Akademisi Nilai Menteri Sarat Kritik Layak Jadi Evaluasi