Beberapa media sosial yang biasa bergerak di dunia sepak bola ramai-ramai menanggapi cara pelaksana drawing yakni Dessy Arfianto yang mengambil kertas lain setelah drawing ball dibuka.
Tudingan hingga kecurigaan publik bahwa ada pengaturan tim dalam satu grup pun menjadi perdebatan.
Bahkan setelah video tersebut viral, tangan Dessy Arfianto disebut sedang sakit dan tidak bisa fokus mengambil kertas.
Namun alasan tersebut justru membuat publik tidak percaya, padahal saat mengambil drawing ball hingga membuka tidak ada masalah terhadap tangan Dessy.
Seakan menjadi bumerang untuk PSSI, alasan tangan sakit pun ditegaskan oleh Ketua Asprov Jatim, Ahmad Riyadh.
"Dia [Dessy Arfianto] enggak bisa berkegiatan normal di atas meja," ujar Ahmad Riyadh.
Erick Thohir Geram
Mencuatnya dugaan skandal pengaturan drawing Liga 4 itu pun direspon Ketum PSSI, Erick Thohir.
Ia ikut geram dan kecewa dengan kontroversi drawing Liga 4 yang terjadi.
Baca Juga: Askab PSSI Sleman Gembleng Anak-Anak Muda Jadi Calon Wasit Berintegritas
Erick memperingatkan agar tidak macam-macam dengannya terhadap persepakbolaan di Indonesia.
Hal ini tentu mencederai sepak bola Indonesia yang tengah dibangun serta melukai semangat fair play.
Kontroversi seperti ini juga akan menurunkan tingkat kepercayaan publik terhadap atmosfer sepak bola di Tanah Air.
"Kami menyesalkan pelaksanaan drawing Liga 4 yang tidak profesional. Jangan main-main dengan kompetisi Liga," kata Erick beberapa waktu lalu.
Erick Thohir juga mendesak agar drawing Liga 4 tersebut segera diulang dan tidak dilakukan kecurangan atau manipulasi.
Untuk diketahui, Liga 4 musim 2024/2025 sudah masuk ke babak nasional. Ada 64 tim yang akan bertanding.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
UPN Jogja Sebut Belum Ada Tawaran Resmi Kelola MBG, Pilih Fokus Ketahanan Energi
-
Revisi UU Pemilu Tertahan di Legislatif, Akademisi Sebut Sekadar Tambal Sulam
-
Anggaran BOSDa DIY 2026 Dipangkas Rp9 Miliar, Sekolah Kecil Terancam Tak Mampu Beroperasi
-
Diduga Kelelahan dan Serangan Jantung, Satu Jamaah Haji Asal Kulon Progo Wafat di Mekkah
-
Hari Ini, BRI Bayar Dividen Para Investor