Sementara itu Kanit PPA Satreskrim Polresta Sleman Ipda Albertus Bagas Satria menuturkan bahwa saat ini pihaknya juga tengah melakukan penyelidikan terkait peristiwa itu.
"Kami dari Satreskrim sedang melakukan penyelidikan kita kumpulkan keterangan saksi-saksi dan juga kita mencoba menggali lebih dalam terkait dugaan aksi jambret apakah ada di tkp lain," kata Albertus.
Selain itu, Albertus bilang pihaknya juga sudah berkoordinasi dan menghubungi pihak keluarga daripada saksi-saksi. Termasuk untuk meminta salinan surat kematian guna melihat lebih lengkap identitas kedua orang tersebut.
Dia membenarkan sudah ada temuan barang yang diduga diambil kedua pelaku penjambretan.
"Untuk barang yang terkonfirmasi memang ada satu buah tas yang masih kami dalami, mungkin nanti kami konfirmasi kembali dengan anggota yang langsung mendalami tas tersebut, yang intinya ini akan segera kami gelarkan untuk penyidikannya. Sehingga bisa terang jelas apakah dugaan jambret itu memang benar ada atau tidak yang pasti ini sudah pendalaman kami," terangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Teror May Day di Jogja: Mahasiswa Dikeroyok Preman Diduga Ormas, HP Dirampas Saat Rekam Aksi Brutal
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup