SuaraJogja.id - Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM) UIN Sunan Kalijaga kembali mencatatkan prestasi melalui penyelenggaraan Party of Public Relations (POP) 2025. Mengusung tema "Public Relations Strategies for Creative Economy", acara ini menjadi platform strategis untuk berbagi pengetahuan, berdiskusi, dan mengasah keterampilan komunikasi inovatif guna mendorong perkembangan ekonomi kreatif.
Rangkaian kegiatan POP 2025 diawali dengan Grand Opening dan Fun Walk yang resmi dimulai pada 18 Mei 2025. Acara pembukaan ditandai dengan pelepasan merpati sebagai simbol harapan dan kreativitas yang terus menjulang tinggi, disambut antusias oleh ratusan peserta. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari akademisi, mahasiswa, hingga masyarakat umum, dan secara resmi dibuka oleh Dr. Mokhamad Mahfud, S.Sos.I., M.Si., selaku Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi.
Dalam pidatonya, Dr. Mokhamad Mahfud, S. Sos.I., M. Si. menegaskan pentingnya kolaborasi antara dunia akademik dan masyarakat untuk menjawab tantangan ekonomi kreatif di era digital.
"Komunikasi bukan hanya alat, tetapi strategi untuk membangun masa depan yang berkelanjutan", ujarnya.
Kegiatan berlanjut pada 21 Mei 2025 yaitu acara workshop yang menghadirkan tiga pembicara inspiratif dan profesional:
- Cellano Candra, trainer public speaking, edukator, dan content creator.
- Agus Mulyono, Sekretaris Dinas UMKM DIY, yang memberikan perspektif kebijakan dan dukungan untuk UMKM.
- Diyah Layli Fardisa, pengusaha sukses dan owner Bolosego, yang memaparkan pengalaman sukses membangun bisnis berbasis ekonomi kreatif.
Workshop ini menjadi titik temu wawasan praktis dan akademik, yang memberikan panduan kepada peserta tentang bagaimana komunikasi strategis dapat menjadi pendorong utama inovasi di sektor UMKM.
Tidak hanya sampai disitu, POP 2025 juga menjadi arena bagi para mahasiswa untuk menuangkan ide-ide kreatifnya dalam berbagai kompetisi bergengsi, seperti PR Campaign, Business Plan, Short Movie, dan News Anchor yang tentunya menyuguhkan ide-ide orisinal yang relevan dengan tantangan ekonomi kreatif masa kini.
Babak Final lomba PR Campaign dan Business Plan dilaksanakan pada 27 Mei 2025 yang menjadi pertarungan sengit bagi para peserta dari berbagai kampus ternama di Indonesia diantaranya Universitas Udayana, Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Padjadjaran.
Awarding Night yang menjadi puncak acara dari event POP 2025 digelar pada 28 Mei 2025 dengan tema "Commusication". Malam yang meriah ini tak hanya menjadi ajang penghargaan tetapi juga momen refleksi atas pentingnya komunikasi sebagai penggerak utama inovasi dan kreativitas.
Sementara itu, Dr. Mochamad Sodik S. Sos., M. Si., Wakil Rektor II UIN Sunan Kalijaga, hadir memberikan semangat dan dukungan kepada para mahasiswa sebagai calon generasi- generasi muda. Suasana malam semakin semarak dengan penampilan seni dari Jamara Tari, musik dari band Turex, Lustman, dan Rahafis, serta mini drama yang penuh makna.
“Acara ini membuktikan bahwa komunikasi yang efektif dapat menjadi katalisator untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif. Saya bangga menyaksikan kontribusi nyata dari mahasiswa dan praktisi yang terlibat,” ungkapnya.
Pada malam awarding ini, penghargaan diberikan kepada para pemenang dari berbagai kategori lomba yang diselenggarakan oleh POP 2025, dengan peserta yang berasal dari berbagai perguruan tinggi ternama yang ada di Indonesia.
Daftar lengkap Juara Lomba POP 2025 sebagai berikut: Lomba News Anchor (Pembawa Berita):
- Nova Fitri Permatasari (Universitas Udayana)
- Nur Fadhila Zahrany A (UIN Sunan Kalijaga)
- Nafisatu Zahro (UIN Sunan Kalijaga)
- Helena Nurhayatul H (Universitas Negeri Yogyakarta)
- Irene Diana Esmeralda (Universitas Airlangga)
Cabang lomba HIVE (Business Plan):
Juara 1: Powerpuff Girls (UIN Sunan Kalijaga)
Berita Terkait
-
Gojek Inisiasi School Creative Hub: Gandeng 40 Ribu Pelajar untuk Majukan Pariwisata Lokal
-
Kembangkan Ekspor Kuliner Halal Indonesia, Menekraf Gandeng HCI
-
Jatah Ekonomi Kreatif Turun Drastis, Sineas Jogja Tolak Dampak Efisiensi Anggaran Lewat Karya Baru
-
Pakai Danais, Puluhan Pelaku Usaha Batik Didorong Mampu Desain Batik Lebih Kreatif
-
Menparekraf Sebut Desa Wisata Krebet Miliki Kekuatan Ekonomi Kreatif
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Prabowo Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, Muhammadiyah Ingatkan Pakar Berbasis Ilmu dan Data
-
Muhammadiyah Sentil Menkeu Baru, Jangan Biarkan Rupiah Jatuh Terus
-
Polemik Royalti Musik, Pelaku Usaha Bingung, Pekerja Seni Menunggu Hak
-
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi
-
Sinergi Perumahan Diperkuat, BRI Dukung Percepatan Program 3 Juta Rumah