"Nanti apabila SK tersebut sudah turun nanti akan disosialisasikan SK untuk tarif tol. Apabila sebelum tarif yang keluar, berarti untuk operasinya masih gratis," ujar dia.
Ruas Tol Jogja-Solo segmen Klaten–Prambanan saat ini telah selesai secara konstruksi dan sedang dalam tahap akhir proses administratif untuk mendapatkan izin operasional penuh.
Sebelumnya, ruas tol ini telah dibuka secara fungsional pada beberapa periode, seperti saat libur Natal dan Tahun Baru 2024/2025 serta menjelang Lebaran 2025, untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas.
Kapan Tol Klaten–Prambanan Akan Dioperasikan Penuh?
Menurut informasi terbaru, ruas tol Klaten-Prambanan sepanjang 8,6 km diperkirakan akan beroperasi penuh dalam waktu dekat, setelah menyelesaikan proses Uji Laik Fungsi dan menunggu Surat Keputusan dari Menteri PUPR.
Apakah Layak Menjadi Jalur Alternatif?
Meskipun saat ini belum beroperasi penuh, ruas tol Klaten–Prambanan telah dibuka secara fungsional pada beberapa periode sebelumnya dan menunjukkan potensi sebagai jalur alternatif yang efisien.
Penggunaan tol ini dapat memangkas waktu tempuh dari Klaten ke Prambanan menjadi sekitar 5 menit, dibandingkan dengan 20 menit melalui jalan nasional yang padat dan memiliki banyak lampu lalu lintas.
Namun, perlu dicatat bahwa selama masa operasional fungsional, tol ini hanya dibuka pada jam tertentu dan untuk jenis kendaraan tertentu. Sehingga harus terus memantau informasi yang ada.
Baca Juga: Kurangi Kendaraan Pribadi Saat Arus Balik, Menhub Lepas 22 Bus Pemudik di Giwangan
Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk menggunakan tol ini sebagai jalur alternatif, disarankan untuk memantau informasi terkini mengenai status operasionalnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Harga TV Changhong dan Kelebihan yang Perlu Diketahui, Cek Sekarang di Blibli
-
Permohonan Data Publik Menguat, KDI Tangani 41 Sengketa Informasi Pertanahan di DIY
-
Seminar Moderasi Beragama UNY, Generasi Z Sleman Belajar Toleransi di Era Digital
-
Bukan Tanpa Alasan, Ini Penyebab Utama Proyek Pengolahan Sampah di DIY Tertunda
-
Tragedi Daycare Little Aresha: Pemkot Yogya Kerahkan 94 Psikolog