SuaraJogja.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menyerahkan sebanyak 538 Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemkab Sleman, Rabu (25/6/2025).
Adapun penyerahan SK hari ini diberikan kepada pegawai terdiri dari Jabatan Fungsional Tenaga Guru, Tenaga Kesehatan, dan Tenaga Teknis Formasi tahun 2024.
Pada kesempatan tersebut, sekaligus dilakukan penyerahan secara simbolis Kartu Anggota KORPRI, Buku Rekening Bank Sleman, serta Kartu Taspen kepada 4 perwakilan pegawai.
Penyerahan SK itu dilakukan langsung oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya dengan didampingi Wakil Bupati Danang Maharsa dan Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman Susmiarto di Pendopo Parasamya.
Bupati Harda berharap kesempatan ini dapat dijadikan sebagai momen syukur untuk terus memperkuat komitmen dalam memberikan dedikasi terbaik bagi lingkungan Pemkab Sleman.
"Monggo jadikan momen ini untuk bersyukur dan semakin mendekatkan diri dengan Tuhan. Dengan begitu anda bisa fokus untuk mencapai target organisasi dengan memberikan pelayanan yang amanah dan yang terbaik," kata Harda.
Harda mengajak seluruh penerima SK untuk membangun jejaring kerja yang baik. Tak lupa untuk terus melakukan penyesuaian diri dengan perkembangan masyarakat.
Termasuk membangun kolaborasi dengan seluruh pegawai terlantik. Dengan begitu ia harap dapat lahir manfaat yang besar untuk pembangunan Kabupaten Sleman.
"Saya yakin saudara-saudara dapat mengemban amanah dan menjalankan tugas ini dengan sebaik-baiknya. Jadikan momen ini untuk mengubah mindset dan sebagai motivasi saudara-saudara untuk bekerja dengan lebih maksimal dan lebih baik lagi," ungkapnya.
Baca Juga: Skandal Lahan Transmigran Sleman di Konawe Selatan: Bupati Libatkan Polisi, Siap Tempuh Jalur Hukum
Sementara itu, salah seorang pegawai PPPK terlantik, Hafid Mutaki, menyampaikan ucapan syukur atas penyerahan SK pada Rabu pagi ini. Pegawai PPPK Tenaga Teknis itu mengatakan siap menjalankan amanah dan ketugasan dengan jabatan baru ini.
"Semoga dengan penerimaan SK ini juga ikut menambah semangat teman-teman penerima SK untuk terus bersinergi dalam menjalankan amanah ini," ungkap Hafid.
Tambal Kekurangan ASN
Adapaun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman masih kekurangan cukup banyak Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang tersebar di seluruh perangkat daerah. Ketimpangan jumlah pegawai yang masuk dan pensiun masih terjadi.
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Sleman, Budi Pramono menuturkan bahwa pemerintah daerah memang sudah menambah ratusan ASN melalui formasi PNS dan PPPK.
"Kalau ASN, PNS dan PPPK kita tahun ini ada penambahan 730an. Jadi kan sudah tercukupi meskipun kalau jumlah PNS-nya antara yang masuk dengan yang pensiun tidak sebanding," kata Budi kepada awak media, Senin (19/5/2025).
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
RPH Giwangan Siapkan Kuota 465 Hewan Kurban, Pemkot Yogya Larang Keras Panitia Cuci Jeroan di Sungai
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Imigrasi Yogyakarta Kembali Gagalkan Keberangkatan 3 Pria Diduga Jemaah Haji Non-Prosedural
-
Jangan Asal Perluas! Pemda DIY Tuntut Sistem MBG Dibenahi Total Sebelum Masuk Kampus
-
Usulan Pahlawan Nasional Sultan HB II Menanti Persetujuan Keraton Yogyakarta hingga Presiden Prabowo