Penerbangan rute ini menggunakan pesawat jenis Cessna Grand Caravan 208B, yang berkapasitas 12 penumpang. Pesawat ini akan dioperasikan dengan frekuensi tiga kali seminggu, yakni Senin, Jumat, dan Minggu untuk rute Yogyakarta-Karimunjawa.
Sementara untuk rute Yogyakarta-Bandung akan tersedia setiap Senin, Rabu, dan Jumat.
Dengan hadirnya rute ini, waktu tempuh menuju Karimunjawa pun menjadi jauh lebih singkat dan efisien dibandingkan jalur laut yang bisa memakan waktu 4–6 jam dari Jepara. Kini, dalam hitungan kurang dari satu jam, wisatawan bisa tiba langsung di Bandara Dewadaru, Karimunjawa.
Sebagai pengelola Bandara Adisutjipto, PT Angkasa Pura Indonesia berkomitmen untuk mengutamakan pelayanan terbaik bagi seluruh maskapai dan penumpang.
“Kami telah menyiapkan fasilitas dan dukungan operasional yang optimal agar proses kedatangan dan keberangkatan berjalan lancar, aman, dan nyaman,” tegas Wibowo.
Dengan dibukanya rute ini, tidak hanya memperluas jaringan udara domestik tetapi juga memberikan angin segar bagi pelaku wisata dan UMKM di Karimunjawa. Diharapkan, akses langsung dari Yogyakarta—yang juga merupakan destinasi wisata unggulan nasional—dapat menarik lebih banyak wisatawan untuk menjelajah keindahan Karimunjawa.
Rute baru Yogyakarta–Karimunjawa yang diluncurkan oleh Susi Air tak hanya menjadi jawaban atas tantangan konektivitas wilayah kepulauan, tetapi juga menjadi pintu gerbang bagi pengembangan ekonomi lokal dan pelestarian destinasi wisata tropis Indonesia.
Karimunjawa kini semakin dekat, dan petualangan ke surga laut tropis pun semakin mudah dijangkau. Jadi, tak perlu ragu lagi, kemas tas Anda, dan nikmati pengalaman luar biasa di Karimunjawa yang memesona!
Baca Juga: Bye-Bye Parkir Nuthuk, Jogja Resmi Terapkan QRIS: Tarif Jelas, Kantong Aman
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh
-
Upacara HUT RI ke-81 di Kulon Progo Berlangsung Tanpa Tenda Pejabat, Seluruh Peserta Berdiri Sejajar
-
Ketika Persoalan Bangsa Tak Kunjung Usai, Bendera 25 Meter Mengingatkan Arti Cinta Tanah Air
-
Civitas Akademika Jogja Pilih Sindir MBG, Kopdes hingga Korupsi Lewat Karnaval Kemerdekaan
-
Perubahan Iklim Mulai Menggerus Produktivitas Ternak, Pakar UGM Dorong Strategi Baru