Kabid Pencegahan, Pengendalian Penyakit, Pengelolaan Data dan Sistem Informasi Dinkes Kota Jogja, Lana Unwanah menambahkan bahwa masyarakat diminta untuk selalu memperhatikan kebersihan lingkungan sekitar.
Apalagi infeksi bakteri Leptospira itu dapat masuk ke tubuh melalui luka atau kulit yang terbuka.
"Kemudian Leptospira itu bisa masuk ke dalam tubuh melalui kulit yang terbuka atau luka dan yang paling sering mungkin adalah luka di kaki, yang kadang-kadang kita mungkin tidak menyadari bahwa ada luka yang sebetulnya kecil, tidak terikat oleh mata, tapi ternyata di situ ada luka," ucap Lana.
Jika tak berhati-hati masyarakat akan lebih tinggi terkena infeksi leptospirosis.
"Kemudian kita beraktivitas di daerah atau lingkungan yang mungkin becek, ada genangan air, di mana kita juga tidak tahu apakah air tersebut terbebas dari kontaminasi dari urin tikus atau tidak, sehingga di situ menjadi pintu masuk untuk bakteri Leptospira," sebut dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
BRI Perluas QRIS Cross Border BRImo ke China, Transaksi Makin Praktis
-
Rekonstruksi 23 Adegan Kasus Little Aresha, Ketua Yayasan Diduga Beri Instruksi ke Pengasuh
-
Polisi Rekonstruksi Kasus Little Aresha, Orang Tua Minta 13 Tersangka Dihukum Berat
-
Tekanan Ekonomi Meningkat, Pemkot Yogyakarta Didorong Luncurkan KUR Daerah Bunga Hingga Nol Persen
-
Duh! Gara-gara Nilai Rupiah Anjlok, Target Pembangunan Infrastruktur DIY Terancam Meleset