Untuk penyelenggaraan kali ini, FEB UGM bekerjasama dengan Nanyang Technological University, Singapura, dan University of Canterbury, Selandia Baru.
Dekan FEB UGM Didi Achjari, mengatakan selama dua minggu para peserta yang notabene adalah para mahasiswa dari seluruh dunia akan terlibat dalam eksplorasi dan pemecahan masalah bersama, mencari solusi yang tidak hanya valid secara teoritis tetapi juga relevan secara praktis.
Secara bersama, mereka akan diajak merenungkan bagaimana bisnis dapat berfungsi sebagai katalisator untuk kebaikan sosial dan pengelolaan lingkungan.
"Di FEB UGM, kami percaya bahwa pendidikan internasional memainkan peran penting dalam membentuk pemimpin masa depan yang tidak hanya terampil, tetapi juga bertanggung jawab secara sosial, berempati, dan berorientasi global," ucap Didi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat
-
Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional
-
Gratis! Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan 16 Tim dan Deretan Artis
-
Pasca Ramai Seruan Boikot, RANS Carnival di Maguwoharjo Ditinggal Musisi dan UMKM
-
Polresta Sleman Sita 561 Botol Miras Ilegal Selama Oktober 2026