"Kami siagakan semua di sepanjang pantai selatan. Ini bukan hanya untuk wisatawan, tapi juga sebagai respon cepat jika ada situasi darurat yang menimpa nelayan atau warga setempat," ungkap Noviar.
Gelombang Tinggi, Peringatan Serius Bukan Sekadar Rutinitas
Peringatan gelombang tinggi yang dikeluarkan BMKG bukan hanya formalitas musiman.
Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta, Warjono, menjelaskan bahwa kondisi cuaca saat ini cukup dinamis dan berpotensi mengganggu keselamatan di laut.
"Faktor seperti bibit siklon tropis dan sirkulasi siklonik bisa menciptakan gelombang ekstrem yang berbahaya bagi aktivitas pelayaran maupun nelayan tradisional," ujarnya.
Keselamatan Nelayan adalah Tanggung Jawab Bersama
Dengan meningkatnya frekuensi peringatan dini akibat perubahan iklim global, para nelayan DIY diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan dan tidak memaksakan diri melaut dalam kondisi yang membahayakan.
Pemerintah dan masyarakat perlu bersinergi dalam mendorong budaya keselamatan di sektor perikanan.
Imbauan dari DKP DIY bukan sekadar peringatan biasa, tetapi sinyal nyata bahwa keselamatan nelayan yang merupakan ujung tombak ketahanan pangan laut harus menjadi prioritas utama dalam menghadapi ancaman cuaca ekstrem.
Baca Juga: Bukan Bandar! Terungkap Siapa Pelapor Kasus Judi Online yang Geger di Bantul
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Hampir 1.000 Orang Ramaikan Fun Run, Dorong Wisata dan UMKM Sleman
-
Film Animasi Indonesia Ajisaka Menuju Pasar Global, Sony Pictures hingga Netflix Mulai Melirik
-
Pakar UMY Ingatkan Risiko Salah Sasaran Bansos Jika Desil DTSEN Jadi Patokan Mutlak
-
100 Ahli Ortopedi dari 15 Negara Bahas Masa Depan Penanganan Sendi di Yogyakarta
-
GEMPAR Sambangi Pasar Godean, Seni Tradisional Warok Siap Hebohkan Warga