"Kami siagakan semua di sepanjang pantai selatan. Ini bukan hanya untuk wisatawan, tapi juga sebagai respon cepat jika ada situasi darurat yang menimpa nelayan atau warga setempat," ungkap Noviar.
Gelombang Tinggi, Peringatan Serius Bukan Sekadar Rutinitas
Peringatan gelombang tinggi yang dikeluarkan BMKG bukan hanya formalitas musiman.
Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta, Warjono, menjelaskan bahwa kondisi cuaca saat ini cukup dinamis dan berpotensi mengganggu keselamatan di laut.
"Faktor seperti bibit siklon tropis dan sirkulasi siklonik bisa menciptakan gelombang ekstrem yang berbahaya bagi aktivitas pelayaran maupun nelayan tradisional," ujarnya.
Keselamatan Nelayan adalah Tanggung Jawab Bersama
Dengan meningkatnya frekuensi peringatan dini akibat perubahan iklim global, para nelayan DIY diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan dan tidak memaksakan diri melaut dalam kondisi yang membahayakan.
Pemerintah dan masyarakat perlu bersinergi dalam mendorong budaya keselamatan di sektor perikanan.
Imbauan dari DKP DIY bukan sekadar peringatan biasa, tetapi sinyal nyata bahwa keselamatan nelayan yang merupakan ujung tombak ketahanan pangan laut harus menjadi prioritas utama dalam menghadapi ancaman cuaca ekstrem.
Baca Juga: Bukan Bandar! Terungkap Siapa Pelapor Kasus Judi Online yang Geger di Bantul
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- Promo Superindo Terbaru, Minyak Goreng Cuma Rp20 Ribuan, Susu dan Kecap Diskon Besar
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Tanah Adat Dirampas, Konflik dengan Negara Kian Memanas, RUU Masyarakat Adat Mendesak Disahkan
-
Dua Dekade Gempa Jogja, Ancaman Megathrust dan Pentingnya Klaster Bencana
-
Dampak Konflik Geopolitik: Shamsi Ali Ungkap Bahaya Retorika Trump bagi Komunitas Muslim di Amerika
-
Leo Pictures Gelar Gala Premiere Terbesar: 'Jangan Buang Ibu' Bakal Sentuh Hati Penonton Indonesia
-
Rupiah Melemah, Purbaya Yakin Ekonomi Indonesia Tetap Kuat, Kurs Kembali ke Rp15 Ribu