"Saya yakin bahwa kepolisian punya keahlian untuk mengungkap kasus ini. Sekarang tinggal political will mau atau tidak mengungkapkan ini secara transparan untuk memberikan kepastian hukum, pemenuhan asasi manusia dari sisi kemanusiaan kepada pihak almarhum," tegasnya.
"Agar beliau tenang di tempat peristirahatannya yang abadi dan keluarga yang ditinggalkannya pun menjadi tenang. Hanya itu yang perlu," tandasnya.
Nicolay menegaskan keluarga hanya ingin kebenaran diungkap agar tidak ada spekulasi liar di masyarakat.
"Kami hanya ingin hal itu memberikan kepastian dan ketenangan bagi pihak keluarga. Sehingga tidak ada pemberitaan-pemberitaan yang seolah-olah mengaburkan fakta, yang dilakukan sedemikian rupa sehingga timbul asumsi-asumsi liar. Kami berharap ini semua boleh diungkap atas political will, atas kemauan berdasarkan hati nurani," ujarnya.
Pihak kuasa hukum dan keluarga pun meyakini bahwa kasus ini pasti bisa terungkap.
"Karena bagi kami tidak ada kejahatan yang sempurna. Sekali lagi, tidak ada kejahatan yang sempurna," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Kemenpar Dorong Penerbangan Langsung India-YIA, Bidik Kenaikan Wisatawan ke Yogyakarta
-
Anggaran MBG Dipangkas Rp94 Triliun, Bagaimana Nasib Ratusan SPPG di Jogja?
-
Promo Kredit Kendaraan Berbunga 1,80% Meriahkan BRI KKB Expo 2026 di 131 Lokasi
-
8.000 Orang Lepas Status WNI dalam Lima Tahun, Indonesia Terancam Kehilangan SDM Berkualitas
-
Akademisi: Publik Berhak Menagih Kinerja jika Gaji Kepala Daerah Naik