Budi menilai perjuangan melawan miras dan judi online bukan hanya tugas partai politik, melainkan tanggung jawab bersama. Ia mengajak tokoh agama, akademisi, dan komunitas budaya lainnya mengkampanyekan kembali filosofi Jawa sebagai filter sosial.
Sebab bila hanya melihat dari kacamata bisnis atau ekonomi, selalu ada pihak yang membela miras dan judi online karena alasan keuntungan.
Dengan pendekatan yang lebih kultural, PKS DIY berharap perjuangan melawan miras online dan judol bisa diterima lebih luas di masyarakat tanpa harus terjebak dalam perdebatan politik praktis.
"Ini bukan soal kepentingan partai, tapi soal masa depan generasi kita dan keluhuran budaya kita sebagai orang Jawa," tandasnya.
Terkait muswil, Budi menyatakan selama dua tahun ke depan PKS DIY masih fokus pada konsolidasi internal dan penguatan kaderisasi. Struktur partai sudah terbentuk hingga 100 persen di tingkat kelurahan.
Namun pihaknya masih terus mendorong agar seluruh struktur bisa memenuhi kategori tipe A dengan fungsi pelayanan yang lengkap, mulai dari ketua, sekretaris, bendahara, hingga pengelolaan kader.
Partai itu jiga akan menjalankan dua fase besar menjelang pemilu seperti fase konsolidasi internal dan fase pemenangan.
PKS DIY juga mencatat pengalaman Pemilu sebelumnya dengan perolehan sekitar 272 ribu suara dan 7 kursi legislatif, menempatkan partai pada posisi ke-4 di DIY.
"Target ke depan adalah mempertahankan sekaligus meningkatkan perolehan suara dan kursi. Kami realistis, minimal mempertahankan capaian kemarin. Tetapi tentu kami ingin ada kenaikan," imbuhnya.
Baca Juga: Kursi Ketum Golkar Rebutan: Munaslub Bayangi, DIY Kirim Sinyal Ini ke Pusat!
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat