Ilustrasi Gelombang Tinggi (Pixabay)
Baca 10 detik
- BMKG peringatkan waspada cuaca ekstrem dan gelombang tinggi 2,5-4 meter di perairan selatan DIY.
- Kondisi ini dipicu oleh dua bibit siklon tropis (99W dan 90W) di sekitar perairan Filipina.
- Nelayan dan wisatawan diimbau tidak beraktivitas di sekitar pantai pada 19-21 September 2025.
Ditambah lagi, tingkat kelembapan udara di wilayah DIY yang relatif basah pada lapisan 850-500 mb semakin memicu proses kondensasi dan pembentukan awan hujan, terutama pada siang hingga sore hari.
Seluruh kondisi ini menciptakan formula sempurna untuk cuaca ekstrem di pesisir.
"Mempertimbangkan kondisi tersebut, kami memprakirakan periode 19 hingga 21 September 2025 akan disertai potensi hujan di wilayah utara DIY dengan ketinggian gelombang laut yang bervariasi antara kategori sedang hingga tinggi," ungkap Warjono.
Peringatan ini menjadi alarm bagi semua pihak untuk tidak meremehkan kondisi alam dan menunda segala aktivitas di sekitar pantai selatan hingga kondisi kembali aman.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
UPN Jogja Sebut Belum Ada Tawaran Resmi Kelola MBG, Pilih Fokus Ketahanan Energi
-
Revisi UU Pemilu Tertahan di Legislatif, Akademisi Sebut Sekadar Tambal Sulam
-
Anggaran BOSDa DIY 2026 Dipangkas Rp9 Miliar, Sekolah Kecil Terancam Tak Mampu Beroperasi
-
Diduga Kelelahan dan Serangan Jantung, Satu Jamaah Haji Asal Kulon Progo Wafat di Mekkah
-
Hari Ini, BRI Bayar Dividen Para Investor