- MBG di Kota Jogja menyebabkan ratusan anak siswa keracunan
- Disdikpora DIY akan mengevaluasi menyeluruh program MBG
- Dari kasus keracunan itu, ratusan porsi MBG tidak diambil oleh siswa
"Saya enggak tahu kondisi mereka gimana, tapi katanya masih sakit juga. Kami trauma mau makan MBG lagi, gak mau lagi," paparnya.
Evaluasi Menyeluruh
Secara terpisah Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (disdikpora) DIY, Suhirman mengungkapkan menyatakan pihaknya telah memanggil dan berkoordinasi langsung dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wirobrajan sebagai penyedia makanan bergizi untuk SMA di DIY.
"Ya, mereka menyampaikan ada 426 anak yang diduga mengalami keracunan MBG, dan itu juga sudah diakui oleh pihak SPPG," ungkapnya.
Dari laporan yang diterimanya, sebagian besar siswa sudah kembali bersekolah.
Sedangkan 33 siswa lainnya masih beristirahat di rumah, meski tidak ada yang dirawat di rumah sakit.
Suhirman pun meminta pihak sekolah memastikan kondisi anak-anak di rumah.
Hal itu diperlukan agar benar-benar diketahui penyebabnya.
"Sebab kejadiannya kan muncul setelah di rumah, jadi guru-guru juga perlu tahu bagaimana kondisi siswanya," ujarnya.
Baca Juga: Makan Bergizi Gratis Berujung Petaka? Ratusan Siswa SMAN 1 Yogyakarta Keracunan Ayam Basi
Selain memastikan kondisi siswa, Suhirman mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan program MBG, khususnya pada penyedia SPPG.
Terkait sanksi terhadap SPPG, Disdikpora akan mengevaluasi mulai dari menu hingga proses pengolahan hingga distribusi.
"Harusnya, pengaturan makanan untuk SD dan SMA itu berbeda, karena waktu makan dan proses masaknya juga tidak sama. Kami akan pelajari lebih lanjut di mana letak kesalahannya, baru kemudian menentukan sanksi," paparnya.
Disdikpora DIY juga mencatat, sejak kejadian itu, sekitar 420 porsi makanan MBG tidak diambil siswa pada Kamis ini.
"Banyak siswa yang belum mau makan karena masih khawatir setelah kejadian kemarin," ujarnya.
Untuk mencegah insiden serupa, Disdikpora telah menekankan sejumlah langkah perbaikan kepada SPPG.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Dari Olahraga untuk Negeri, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana
-
Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini, BRI DPLK Kini Lebih Praktis Dibuka lewat BRImo
-
Duh! Gunungkidul Sampai Ajukan Tambahan Stok BBM, Pemda DIY Lakukan Efisiensi Transportasi