- Sidak DPRD Sleman ke Pasar Godean menemukan sejumlah ketidaksiapan
- Parkir diminta untuk diselesaikan bersamaan dengan atap bocor
- DPRD mengharapkan pedagang nyaman saat berjualan dan pembeli tidak kerepotan
Terkait rencana relokasi, dewan belum bisa menetapkan waktu pasti.
Namun pihaknya merekomendasikan agar pemindahan tidak dilakukan di tengah kondisi pasar yang masih rawan kebocoran, apalagi saat memasuki musim hujan.
"Bisa jadi ini mundur dulu kalau memang belum benar-benar siap ya, kalau ternyata ini apalagi sudah masuk musim penghujan khawatir nanti pedagang tidak bisa nyaman untuk berjualan," tuturnya.
"Nanti kita komunikasi dulu dengan Disperindag kira-kira langkah-langkah terdekat untuk bisa mengantisipasi agar target boyongan pasar pindah ini segera bisa dilakukan seperti apa," imbuhnya.
Senada, Wakil Ketua Komisi B DPRD Sleman, Surana, menyebut hasil sidak menunjukkan masih banyak bagian bangunan yang bermasalah.
"Contoh sederhana sajalah, pilar-pilar itu kan masih teraliri air di bawah itu tadi teraliri air semua terus kemudian rembes terus yang di sana itu tadi di bawah bocor-bocor," tutur Surana.
Siapkan Perparkiran
Bupati Sleman Harda Kiswaya menegaskan bahwa pemindahan pedagang ke Pasar Godean baru akan dilakukan setelah sistem parkirnya benar-benar siap.
Ia berharap proses itu bisa rampung dalam waktu dekat.
"Kalau perpakiran sudah siap, hari ini pun tak silakan," kata Harda kepada wartawan, Senin (20/10/2025).
Disampaikan Harda, Disperindag Sleman bersama Dinas Perhubungan tengah memfinalisasi sistem parkir digital berbasis gate.
Berdasarkan paparan terakhir yang dilakukan beberapa waktu lalu, ia bilang sistem perpakiran itu belum sempurna.
Rencananya pihak-pihak terkait akan kembali menggelar pertemuan dalam waktu dekat terkait evaluasi ha tersebut.
"Nanti pertemuan resmi saya evaluasi. Nanti kalau sudah siap, secepat mungkin, mudah-mudahan masih di bulan ini sebelum saya diklat, ya mudah-mudahan sudah bisa dipakai," ujarnya.
Bupati menegaskan, kolaborasi antarinstansi menjadi kunci agar pasar bisa segera beroperasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Ekuitas BRI Mencapai Rp330,9 Triliun di Tengah Pembagian Dividen
-
Peringatan 20 Tahun Gempa Jogja: Menyiapkan Generasi Muda Menghadapi Ancaman Bencana Alam
-
Diseret ke Isu Lain, Kuasa Hukum Sri Purnomo: Tanpa Bukti di Sidang, Itu Bukan Fakta Hukum
-
Polresta Sleman Selidiki Teror Order Fiktif Ambulans dan Damkar, Nomor Pelaku Terdeteksi di Sumut
-
Ada Bahasa Isyarat di Balik Harumnya Tembakau, Kisah Perjuangan Difabel Menembus Dinding Stigma