- Kisah penandu jenazah almarhum Raja Keraton Surakarta menjadi sorotan
- Ada perbedaan saat prosesi pengangkatan peti para raja, baik Raja Keraton Solo dan Raja Keraton Yogyakarta
- Sebanyak 24 penandu peti dipilih sejak 4 November 2025
SuaraJogja.id - Di balik khidmatnya pemakaman Paku Buwono XIII di Makam Raja-Raja Mataram Imogiri, Bantul, ada kisah para penandu jenazah yang jarang tersorot.
Puluhan orang penandu itu tak hanya menggotong peti jenazah sang raja ke tempat peristirahatan terakhir tetapi menjadi penjaga tradisi.
Setidaknya ada sekitar 24 orang pilihan dari warga sekitar yang dipilih oleh sesepuh abdi dalem untuk menandu peti jenazah Paku Buwono XIII.
Puluhan penandu itu berpakaian lurik hitam dengan ikat kepala merah sudah tampak berbaris rapat sejak sebelum jenazah tiba di kompleks makam Imogiri.
Tak lama setelah jenazah datang mereka langsung bergerak dengan tertib. Mulai dari memindahkan peti jenazah dari mobil ke keranda.
Tim penandu sudah pula membawa bambu panjang dan tali untuk menjaga keseimbangan serta memudahkan pengangkatan.
Setiap dari mereka sudah tahu peran dan posisi masing-masing.
Mereka lantas mengelilingi peti jenazah putih berhiaskan bunga melati dan kenanga.
Dengan langkah mantap dan wajah serius, para penandu mengangkat peti itu menggunakan bambu panjang.
Baca Juga: Kenangan Masa Muda yang Tak Terlupakan: Adik PB XIII Ungkap Kebiasaan Unik Sang Raja
Bahu demi bahu bergantian menopang beban sang raja yang kini telah mangkat.
Di sepanjang anak tangga yang berjumlah ratusan, ribuan pelayat berdiri khidmat sembari melantunkan doa.
Salah satu penandu, Jamzuri, mengaku sudah beberapa kali bertugas menandu jenazah.
Ia mengatakan tidak ada persiapan khusus, hanya kesiapan fisik dan saling percaya di antara mereka.
"Kalau sekiranya enggak mampu ya gak ikut. Iya nanti ada penggantinya, total ada 24. Semua megang kalau pas nanti terasa berat gantian, kayak estafet gitu," kata Jamzuri, Rabu (5/11/2025).
Koordinasi yang para penandu lakukan lebih kepada menyiasati kondisi anak tangga yang berjumlah total hampir 500 buah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kereta Gantung Sepanjang 8 KM Bakal Dibangun di Kawasan Prambanan Sleman, Investasinya Rp200 Miliar
-
Pemkab Sleman Pastikan Stok Hewan Kurban Aman Meski Permintaan Diprediksi Melonjak
-
Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di Sleman, Dua Pemuda Diamankan Polisi
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan, BRILink Agen Jangkau 80 Persen Desa Indonesia
-
Tokoh Yogyakarta Silaturahmi dengan Amir Nasional Muslim Ahmadiyah Indonesia