- Dua perempuan asal Magelang ditangkap di Sleman karena kasus curanmor bermotif ekonomi.
- VLA mencuri motor korban, lalu menjualnya ke RDO, seorang selebgram yang bertindak sebagai penadah.
- Polisi menyita motor Honda Scoopy; VLA dijerat Pasal 362 dan RDO Pasal 480 KUHP, terancam 4–5 tahun.
SuaraJogja.id - Dua perempuan asal Magelang ditangkap polisi setelah terlibat kasus pencurian sepeda motor (curanmor) di kawasan Condongcatur, Depok, Sleman. Salah satunya diketahui berprofesi sebagai selebgram dan berperan sebagai penadah motor hasil curian.
Kapolsek Depok Timur, Kompol Agus Setyo Pambudi menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Jumat (24/10/2025) sekitar pukul 07.00 WIB di sebuah indekost yang berada di Jalan Wahid Hasyim, Condongcatur, Depok, Sleman.
Dua pelaku itu yakni berinisial VLA (20) seorang mahasiswi asal Magelang yang berperan mencuri motor. Kemudian ada RDO (26) yang juga berasal dari Magelang dan diketahui sebagai selebgram.
Adapun aksi curanmor itu bermula pada Kamis (23/10/2025) sekira pukul 20.30 WIB, korban menitipkan sepeda motornya di kost pelaku VLA.
"Kemudian pada Sabtu, 25 Oktober 2025 sekitar jam 07.00 WIB, saat hendak mengambil sepeda motor, korban datang ke kost VLA dan melihat sepeda motor miliknya dan VLA tidak berada di kost tersebut," kata Agus saat konferensi pers di Mapolsek Depok Timur, Selasa (11/11/2025).
Disampaikan Agus, modus pelaku menguasai motor milik korban oleh pelaku tanpa izin. Sedangkan berdasarkan pemeriksaan, pelaku melakukan aksinya karena alasan ekonomi.
"Motif pelaku mengambil motor milik orang lain tanpa hak dengan alasan ekonomi," ucapnya.
Mengetahui motornya dibawa kabur, korban lantas melapor ke Polsek Depok Timur. Berdasarkan laporan itu, polisi melakukan penangkapan pelaku VLA di Jalan Magelang Km. 18, Tempel, Sleman, Yogyakarta, pada 28 Oktober 2025.
"Selanjutnya setelah dilakukan interogasi VLA mengakui perbuatannya dan barang bukti sepeda Honda Scoopy sudah berpindah tangan kepada RDO," ungkapnya.
Baca Juga: Belum Berangkat, Hasto Wardoyo Tunggu Titah Megawati Soal Retreat Kepala Daerah di Akmil Magelang
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Depok Timur, Iptu Lili Mulyadi, menambahkan bahwa aksi ini dilakukan dengan motif ekonomi.
Dari hasil interogasi, VLA mengaku motor hasil curian itu sudah berpindah tangan kepada RDO, yang kemudian berniat menjual kembali motor tersebut.
Lili menjelaskan, RDO membeli motor curian seharga Rp9 juta tanpa memastikan asal-usul kendaraan itu.
RDO sendiri yang diketahui merupakan selebgram disebut baru pertama kali terlibat dalam tindak pidana penadahan.
"RDO berprofesi sebagai selebgram, dia adalah pelaku penadahan. Kita kenakan Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun," tutur Lili.
"Dia tidak mengetahui atau berusaha mencari tahu asal-usul dari kendaraan tersebut, kemudian dia menerima hasil dari kejahatan," sambungnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Jargas Digenjot Demi Ketahanan Energi, Antara Manfaat Belum Merata dan Kesiapan yang jadi Tantangan
-
BRImo Catat 49,7 Juta Pengguna, Transaksi Melejit Rp4.166 Triliun
-
Bukan Lomba, Ribuan Warga Jogja Bersih-bersih Kali Code Sembari Mural untuk Rayakan HUT RI ke-81
-
Pusat AI Resmi Beroperasi di UGM, Pemerintah Soroti Pentingnya Inovasi Berbasis Masalah Riil
-
Sembilan SPPG di DIY Terancam Ditutup Permanen, Satu SPPG Langganan Keracunan Ditutup