- Petugas dapur SPPG Margomulyo menemukan pesanan menu dengan uang Rp3.000 di ompreng siswa pada Senin, 17 November 2025.
- Kepala SPPG Margomulyo mengonfirmasi temuan itu berasal dari siswa SD Negeri Margomulyo 1, bukan gratifikasi.
- Pihak SPPG akan berkoordinasi dengan sekolah guna mengedukasi siswa tentang prosedur penyampaian aspirasi menu yang benar.
SuaraJogja.id - Petugas dapur SPPG Margomulyo di Seyegan, Sleman dibuat tersenyum saat menemukan 'pesanan khusus' lengkap dengan uang Rp3.000 di dalam ompreng siswa.
Bukannya sebagai sebuah gratifikas, pesanan yang ditulis di secarik kertas itu hanya merupakan ulah polos seorang anak yang ingin mencicipi menu pilihannya sendiri.
Kepala SPPG Margomulyo, Joni Prasetyo, mengungkap bahwa surat kecil itu muncul saat petugas melakukan pembersihan peralatan makan pada Senin, 17 November 2025.
Dari penelusuran internal, catatan itu diketahui berasal dari seorang siswa SD Negeri Margomulyo 1.
Aksi polos tersebut sempat membuat heboh internal dapur karena terlihat seperti 'request menu' dengan tambahan uang.
Kepala SPPG Margomulyo, Joni Prasetyo, memastikan tidak ada unsur negatif dalam kejadian tersebut.
"Temuan ini merupakan ekspresi polos seorang anak. Petugas pencuci ompreng segera melaporkan temuan tersebut dan kami memastikan tidak ada unsur pelanggaran dalam kejadian ini," kata Joni dikonfirmasi, Senin malam.
Ia menegaskan bahwa mekanisme penyusunan menu pada program MBG tidak bisa dipesan secara individual.
"Menu MBG tidak dapat dipesan secara individual. Semua penerima manfaat memperoleh menu yang sama, sesuai standar gizi dan tanpa pengecualian," tegasnya.
Baca Juga: Rusa Timor yang Berkeliaran di Jalanan Sleman Akhirnya Tertangkap, Begini Kondisinya
Menurut Joni, temuan ini justru dianggap sebagai sesuatu yang positif. Terlebih tentang bagaimana siswa tersebut antusias dengan makanan yang disediakan setiap hari.
"Kami menghargai aspirasi siswa tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa anak-anak penerima manfaat program MBG di SPPG Margomulyo merasa senang dan antusias terhadap menu yang kami sajikan setiap hari," ujarnya.
Sebagai langkah edukatif, SPPG Margomulyo akan berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk memberikan pemahaman kepada siswa. Khususnya mengenai cara menyampaikan keinginan dengan benar, termasuk tidak meninggalkan uang atau pesan di peralatan makan.
Joni kembali menekankan bahwa program berjalan sesuai aturan. SPPG Margomulyo berkomitmen penuh menjalankan program secara transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan nasional.
"Kami memastikan bahwa layanan MBG di wilayah kami berjalan baik, bersih, dan berfokus pada pemenuhan gizi anak," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
Terkini
-
Pemulihan Aceh Pascabencana Dipercepat, BRI Terlibat Aktif Bangun Rumah Huntara
-
Optimisme BRI Hadapi 2026: Transformasi dan Strategi Jangka Panjang Kian Matang
-
Tanpa Kembang Api, Ribuan Orang Rayakan Tahun Baru dengan Doa Bersama di Candi Prambanan
-
Gudeg Tiga Porsi Seharga Rp85 Ribu di Malioboro Viral, Ini Kata Pemkot Jogja
-
Pariwisata Melonjak saat Nataru, Sosiolog UGM Ungkap Risiko Tersembunyi di Balik Ramainya Yogyakarta