- Dua pemulung suami-istri meninggal tertimpa pohon tumbang di kawasan Monjali Sleman pada Jumat (21/11/2025) akibat angin kencang.
- Evakuasi korban dilakukan tim gabungan selama kurang lebih 40 menit menggunakan alat berat setelah korban ditemukan di bawah pohon.
- Korban diduga sedang beristirahat makan di dekat becak mereka ketika pohon berdiameter 50 cm yang diduga lapuk itu menimpa.
Dari hasil temuan di lokasi, kata Dedi, korban diduga sedang istirahat makan sebelum pohon tumbang menimpa becak mereka. Hal itu dikuatkan dengan temuan ceceran makanan di sekitar posisi duduk kedua korban.
"Betul, posisinya kemungkinan karena tadi juga kita temukan ceceran makanan, kemungkinan si korban ini baru makan, terus pohonnya menimpa," ungkapnya.
Saat dievakuasi, kedua korban sudah dalam kondisi henti napas dan henti nadi. Identitas keduanya masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak kepolisian dan rumah sakit.
"Kondisi yang kita temukan terakhir, henti napas, henti nadi," ujarnya.
Disampaikan Dedi, pohon yang tumbang diduga dalam kondisi lapuk. Petugas kemudian memotong bagian-bagiannya agar tidak kembali membahayakan pengguna jalan.
"Untuk kondisi pohon kemungkinan sudah lapuk, dan saat ini kita mulai potong biar tidak membahayakan," imbuhnya.
Hingga berita ini diturunkan, jenazah kedua korban telah dibawa ke RS Bhayangkara untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Jalan Damai 57 Biksu Tembus Panas dan Luka, Yogyakarta Jadi Titik Istimewa Menuju Borobudur
-
Tanggapi Pembubaran Ibadah di Bantul, Sultan HB X: Tidak Ada yang Boleh Merasa Paling Benar Sendiri!
-
Kesbangpol Bantul Kaji Legalitas Tempat Ibadah GMS Usai Dugaan Aksi Pembubaran
-
Tanah Adat Dirampas, Konflik dengan Negara Kian Memanas, RUU Masyarakat Adat Mendesak Disahkan
-
Dua Dekade Gempa Jogja, Ancaman Megathrust dan Pentingnya Klaster Bencana