- Beberapa mobil sulit laku di pasar mobil bekas meskipun harga jualnya stabil, karena pasar yang sempit.
- Nissan Grand Livina sulit laku karena reputasi buruk, isu kelistrikan, dan harga suku cadang original mahal.
- Ford Fiesta dan Honda Freed kurang diminati karena masalah transmisi, biaya perawatan mahal, dan ketersediaan suku cadang.
SuaraJogja.id - Mempertimbangkan harga jual kembali sebelum membeli mobil sudah menjadi kebiasaan umum bagi masyarakat Indonesia.
Wajar saja, mobil bukanlah barang murah dan dianggap sebagai aset investasi. Namun, ada satu faktor penting yang sering terlupakan, yaitu kemudahan untuk menjual mobil tersebut.
Harga jual kembali yang stabil tidak ada artinya jika mobil Anda "nangkring" di garasi berbulan-bulan tanpa ada yang menawar. Beberapa mobil, meskipun memiliki keunggulan saat masih baru, ternyata memiliki pasar yang sempit di bursa mobil bekas.
Menjual ke dealer memang bisa menjadi jalan pintas, tetapi risikonya harga akan anjlok drastis karena dealer perlu mengambil keuntungan. Pilihan terbaik tetap menjualnya langsung ke pengguna lain.
Lantas, mobil apa saja yang terkenal sulit laku di pasar mobil bekas? Berikut adalah daftarnya yang perlu Anda pertimbangkan dikutip dari YouTube FUSE Box.
1. Nissan Grand Livina
Reputasi menjadi sandungan terbesar bagi semua generasi Nissan Grand Livina. Stigma sebagai mobil yang "rusakan", isu kelistrikan yang konon membuatnya rentan terbakar, hingga harga spare part orisinal yang cukup mahal membuat calon pembeli berpikir dua kali.
Karena gak ada yang mau ngerawat mobil ini. Meskipun ketersediaan spare part aftermarket cukup melimpah, citra buruk dan jumlah bengkel resmi Nissan yang semakin sedikit membuat pasarnya sangat terbatas.
2. Honda Freed
Baca Juga: 8 Rekomendasi Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta yang Irit dan Minim Penyakit
Honda Freed menawarkan kualitas rakitan yang premium dan fitur yang terasa mewah di masanya.
Namun, mobil ini memiliki beberapa kelemahan yang membuatnya kurang diminati di pasar bekas. Ukurannya yang kompak membuat baris ketiga terasa sangat sempit.
Selain itu, biaya servis & sparepart Honda lebih mahal dibandingkan kompetitor sekelasnya. Usianya yang sudah tidak muda lagi menuntut peremajaan di berbagai sektor, yang tentunya memakan biaya.
3. Ford Fiesta
Inilah hatchback paling nyaman dan canggih di kelasnya pada masanya. Namun, penyakit kronisnya sangat menakutkan bagi calon pembeli.
Masalah matic dual clutch" yang sering bermasalah saat macet-macetan menjadi momok utama. Selain itu, mobil ini juga "rentan terhadap overheat. Ditambah lagi, harga part orisinalnya sangat mahal dan Ford sudah hengkang dari Indonesia, membuat orang takut akan ketersediaan suku cadang dan layanan purna jual.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi