- Beberapa mobil sulit laku di pasar mobil bekas meskipun harga jualnya stabil, karena pasar yang sempit.
- Nissan Grand Livina sulit laku karena reputasi buruk, isu kelistrikan, dan harga suku cadang original mahal.
- Ford Fiesta dan Honda Freed kurang diminati karena masalah transmisi, biaya perawatan mahal, dan ketersediaan suku cadang.
4. Daihatsu Sigra & Toyota Calya
Meskipun menjadi raja penjualan di segmen LCGC baru, duo Sigra dan Calya ternyata cukup sulit dijual dalam kondisi bekas, terutama transmisi manual.
Alasannya sederhana: "image mobil adalah mobil ojol". Banyak calon pembeli khawatir mendapatkan unit bekas taksi online dengan odometer yang sudah direset dan kondisi "capek". Hal ini membuat mereka lebih memilih membeli unit baru dengan selisih harga yang tidak terlalu jauh.
5. Mazda 2
Mazda 2 adalah mobil yang sangat keren dan *fun to drive*. Namun, mobil ini "bukanlah mobil kaum mending-mending". Biaya perawatannya tergolong tinggi. "Part nya kurang awet" dan "harga part nya mahal" adalah dua keluhan utama. Akibatnya, pasarnya sangat tersegmentasi untuk para penggemar saja, membuat penjualannya kembali membutuhkan kesabaran ekstra dan siap menerima harga yang jatuh.
6. Toyota Yaris Lele
Generasi kedua Toyota Yaris ini memiliki "desainnya" yang dianggap kurang sporty dan lebih mirip "mobil bapak-bapak", berbeda dari generasi sebelumnya yang ikonik. Selain desainnya yang kontroversial, performanya dianggap biasa saja dan radius putarnya sangat lebar, membuatnya merepotkan saat harus putar balik. Faktor-faktor ini membuat peminatnya tak sebanyak Yaris generasi lain.
7. Toyota Innova Bensin Manual
Siapa sangka mobil sejuta umat masuk dalam daftar ini? Tapi ini berlaku spesifik untuk varian bensin dengan transmisi manual.
Baca Juga: 8 Rekomendasi Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta yang Irit dan Minim Penyakit
Varian ini sangat tidak populer di pasar bekas. Alasan utamanya adalah konsumsi BBM yang "minum banget bensin" dan tenaganya yang terasa kurang bertenaga untuk bodinya yang besar. Calon pembeli Innova bekas hampir selalu mencari varian diesel yang jauh lebih bertenaga dan irit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
BRI Pecah Rekor, Kinerja Transaction Banking Meroket hingga Desember 2025
-
Sleman Dikepung Pohon Tumbang dan Kerusakan Rumah Akibat Angin Kencang
-
10 Pemain Tak Masalah, PSIM Yogyakarta Tak Tertembus Semen Padang
-
Disebut Zalim dan Salah Kamar: Pakar Hukum Sindir Jaksa Perlu Kuliah Lagi dalam Perkara Sri Purnomo
-
Pakar Hukum UI Sebut Kasus Dana Hibah Pariwisata Tidak Bisa Jerat Sri Purnomo, Ini Penjelasannya