- Rekomendasi mobil bekas sekitar Rp60 jutaan untuk pemula mencakup Toyota Vios 2008, Altis 2002, Livina X-Gear 2008, dan Grand Livina 2007.
- Toyota Vios menawarkan keiritan BBM dan kemudahan perawatan khas Toyota, sementara Altis fokus pada kenyamanan kabin superior.
- Duo Nissan Livina menonjolkan desain sporty dan performa tanjakan lebih baik, terutama varian mesin 1.8L pada Grand Livina.
SuaraJogja.id - Mencari mobil pertama seringkali menjadi tantangan tersendiri, apalagi dengan anggaran terbatas. Banyak pemula khawatir akan mendapatkan mobil yang rewel, boros perawatan, atau bahkan minim kenyamanan.
Namun, jangan khawatir! Dengan budget sekitar 60 jutaan rupiah, Anda masih bisa menemukan "harta karun" berupa mobil bekas yang tidak hanya nyaman, tetapi juga bandel dan sangat cocok untuk menemani petualangan berkendara pertama Anda.
Lupakan stigma mobil bekas itu merepotkan, karena pilihan-pilihan ini akan mengubah pandangan Anda.
Melansir dari ulasan mendalam kanal YouTube AMH Channel, berikut adalah daftar rekomendasi mobil bekas "seharga motor" yang menawarkan kombinasi sempurna antara kenyamanan, keandalan, dan biaya perawatan yang masuk akal, ideal untuk para pengemudi pemula:
1. Toyota Vios 1.5 G Manual (2008): Sedan Irit Rasa Premium
Seringkali disalahartikan sebagai eks-taksi, padahal Vios tipe G adalah varian pribadi yang kaya fitur. Mobil ini menawarkan keseimbangan sempurna antara kenyamanan sedan dan kemudahan perawatan khas Toyota yang legendaris.
Suspensi Vios dikenal lebih empuk dibandingkan saudaranya, Yaris, menjamin perjalanan yang halus. Posisi duduknya ergonomis dan kabinnya cukup lega untuk 5 penumpang.
Dibekali mesin 1NZ-FE 1.500cc yang terkenal "badak" dan irit, konsumsi BBM dalam kota sekitar 12-13 km/l dan bisa tembus 17-18 km/l di jalan tol.
Fiturnya juga tak kalah modern dengan spion retract, audio steering control, dual airbag, dan rem cakram belakang. Dengan harga sekitar Rp68 juta dan pajak tahunan sekitar Rp2 juta, Vios G 2008 adalah pilihan cerdas.
Baca Juga: Jogja Jadi Tourist Darling, Pujian Bertebaran di Medsos hingga Kunjungan Destinasi Merata
2. Toyota Altis 1.8 G Matic (2002): Kemewahan Sedan Eropa Harga Jepang
Jika Anda mendambakan kemewahan dan kenyamanan sejati dengan harga yang sangat bersahabat, Corolla Altis generasi pertama adalah jawabannya.
Mobil ini dirancang khusus untuk memberikan kenyamanan superior dan kekedapan kabin yang luar biasa.
Suspensi Altis sangat empuk dan kabinnya senyap, bahkan jauh lebih nyaman dibanding Vios, menjadikannya pilihan ideal bagi yang mengutamakan relaksasi saat berkendara.
Ditenagai mesin 1ZZ-FE 1.800cc (non-VVTi) bertenaga 140 PS, performanya responsif. Meski berkapasitas besar, konsumsi BBM di tol masih bisa mencapai 14-15 km/l. Perlu diperhatikan kondisi tombol AC dan kaki-kaki yang mungkin butuh peremajaan karena usianya.
Dengan harga sekitar Rp67 juta dan pajak tahunan sekitar Rp2,4 juta, Altis 2002 adalah tiket Anda menuju pengalaman berkendara kelas atas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Tendangan Kungfu Berujung Sanksi Seumur Hidup, KAFI Jogja Pecat Dwi Pilihanto
-
Senyum Lebar Pariwisata Sleman di Libur Nataru, Uang Rp362 Miliar Berputar dalam Dua Pekan
-
Indonesia Raih Prestasi di SEA Games 2025: BRI Pastikan Penyaluran Bonus Atlet Berjalan Optimal
-
Jadwal Pencairan Bansos PKH dan BPNT Januari 2026, Cek Penerima dan Nominalnya!
-
Pengamat Hukum UII: Perbup Hibah Pariwisata Harusnya Diuji Dulu Lewat Judicial Review, Bukan Pidana