- Polisi Sleman mengejar tiga ekor kambing lepas di jalan raya utara Tugu Minomartani pada Senin (5/1/2026) dini hari.
- Aksi pengejaran dilakukan karena keberadaan hewan tersebut mengganggu dan membahayakan keselamatan pengguna jalan raya sekitar.
- Kambing berhasil digiring kembali ke kandang setelah petugas melakukan upaya penangkapan yang cukup sulit.
SuaraJogja.id - Aksi kejar-kejaran tak biasa terjadi di Sleman pada dini hari. Bukan mengejar pelaku kejahatan jalanan apalagi klitih, aparat kepolisian justru harus berjibaku mengejar kambing yang lepas dari kandang.
Peristiwa itu terjadi di jalan raya utara Simpang Empat Tugu Minomartani, Ngaglik pada Senin (5/1/2026) sekira pukul 02.00 WIB dini hari.
Momen tersebut mencuri perhatian publik setelah videonya beredar di media sosial Instagram.
Tiga ekor kambing tampak bebas melenggang di jalan pertama dilaporkan oleh warga yang melintas. Unggahan viral itu kemudian diterima kepolisian dan selanjutnya turun tangan.
Kasi Humas Polresta Sleman AKP Salamun mengatakan laporan yang beredar di media sosial langsung ditindaklanjuti oleh petugas piket. Pasalnya hal tersebut dinilai membahayakan keselamatan lalu lintas.
"Benar pada hari Senin tanggal 05 Januari 2026 pukul 02.00 WIB piket Pawas, SPKT, dan Patroli mendatangi TKP kambing berkeliaran di jalan raya dan mengganggu pengguna jalan yang melintas," kata Salamun saat dikonfirmasi, Senin siang.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati tiga ekor kambing berada di tepi jalan depan rumah warga. Berdasarkan keterangan pemilik rumah, kambing tersebut sudah berada di lokasi selama dua hari tanpa diketahui siapa pemiliknya.
Namun upaya penangkapan kambing tidak serta-merta berjalan mulus. Hewan ternak itu beberapa kali berhasil menghindar.
Hal itu membuat petugas harus membuntuti pergerakannya di jalanan sepi. Kejar-kejaran pun berlanjut hingga ke arah Lapangan Minomartani.
Baca Juga: Kasus Korupsi Hibah Pariwisata Sleman, Dakwaan JPU Dinilai Belum Singgung Peran Harda Kiswaya
"Petugas berupaya menangkap namun beberapa kali gagal," ujarnya.
Petugas kemudian menemukan sebuah kandang dalam kondisi gelap dan kosong. Dengan strategi menggiring, kambing akhirnya berhasil dimasukkan kembali ke dalam kandang agar tidak kembali berkeliaran di jalan raya.
Tak lama setelah kambing berhasil masuk ke kandang, saksi bernama AN yang baru pulang dari jakarta menyatakan bahwa orangtuanya bernama AH memiliki kambing tersebut.
Namun memang yang bersangkutan tidak tahu jika kambing itu terlepas. Pasalnya kambing tersebut dirawat oleh tetangganya.
"Memang benar kalau kambing yang terlepas tadi adalah milik orangtuanya dan pintu kandang terbuka sehingga memudahkan kambing untuk keluar," tandasnya.
Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban maupun kerugian. Namun polisi tetap memberikan imbauan kepada pemilik agar lebih mengawasi hewan ternaknya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Mandala Krida Terkendala Status Hukum, Erick Thohir Siap Jembatani Pemda dan KPK
-
Sukses Bikin Merinding, '402: Rumah Sakit Angker Korea' Jadi Kandidat Horor Terseram Tahun Ini
-
Prabowo Dampingi PM India Narendra Modi Beribadah di Prambanan, 2.690 Personel Gabungan Siaga Penuh
-
Rekonstruksi Pembunuhan di Depan SMA 3 Jogja Digelar, Empat Orang Masih DPO
-
Perpres Cap LGBTQ Ancaman Nonmiliter, Dinsos DIY Belum Lakukan Penindakan, Fokus Perkuat Keluarga