Petugas DLH Kota Yogya saat melakukan pengambilan sampah organik di Warungboto beberapa waktu lalu. (Dok: Pemkot Yogyakarta).
Baca 10 detik
- DLH Yogyakarta mulai menjemput sampah organik kering terpilah perkelurahan sebagai tindak lanjut kebijakan penghentian pembuangan ke depo sejak Januari 2026.
- Penjemputan sampah organik kering oleh DLH dimulai 5 Januari 2026, dengan rata-rata 3-4 ton terangkut per hari di seluruh area.
- Dampak awal penghentian sampah basah ke depo adalah kondisi depo menjadi lebih bersih dan tidak menimbulkan bau menyengat.
"Di setiap kelurahan ada dua orang Jumilah. Mereka aktif mencari informasi sekaligus menginformasikan ke masyarakat, termasuk melalui grup WhatsApp, tentang cara membuang dan memilah sampah organik," tuturnya.
Supriyanto bilang pengambilan sampah organik kering oleh DLH Kota Yogyakarta akan dilakukan secara rutin dua kali dalam sepekan.
"Pengambilan sampah organik kering ini kami lakukan setiap hari Senin dan Jumat, sementara pengambilan sampah organik basah oleh off taker dilakukan setiap hari kecuali hari Rabu," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
Terkini
-
Rotasi Sejumlah Pejabat Utama di Polda DIY, Ini Daftarnya
-
Sampah Organik Milik Warga Kota Jogja Kini Diambil Petugas DLH, Simak Jadwalnya
-
DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
-
Dana Desa 2026 Terancam Dipangkas, Pengembangan Koperasi Merah Putih di Bantul Terkatung-katung
-
Gengsi Maksimal, Dompet Santai! 4 Mobil Bekas Harga Rp60 Jutaan yang Bikin Melongo