- Sun Star Motor Sleman meluncurkan program purna jual "Fuso Berkah Ramadan" untuk kesiapan kendaraan niaga selama bulan puasa.
- Program ini menawarkan diskon suku cadang hingga 20% dan potongan 10% biaya jasa servis kendaraan Fuso.
- Promo ini berlaku mulai Februari hingga Maret 2026, mencakup bonus general check up gratis dengan syarat tertentu.
SuaraJogja.id - Berkah Ramadan masih bisa dirasakan oleh para pemilik kendaraan niaga Mitsubishi Fuso. Dealer resmi, Sun Star Motor Sleman secara resmi meluncurkan program layanan purna jual spesial bertajuk 'Fuso Berkah Ramadan' untuk memastikan kesiapan armada pelanggan selama bulan puasa.
Program ini mengusung tagline 'Siapkan Kendaraan, Sambut Ramadan Tanpa Hambatan' sebagai wujud komitmen dealer untuk mendukung kelancaran aktivitas para pelaku usaha yang mengandalkan kendaraan Fuso.
Branch Manager PT Sun Star Motor Sleman, Eko Sugeng Riyadi menyatakan inisiatif ini diambil melihat tingginya mobilitas selama bulan suci.
“Ramadan biasanya menjadi periode dengan mobilitas yang cukup tinggi, baik untuk distribusi barang maupun perjalanan pribadi. Melalui program ini, kami ingin membantu pelanggan menjaga performa kendaraan agar tetap optimal dan aman digunakan,” ujar Eko, Kamis (26/3/2026).
Selama program berlangsung, Sun Star Motor Sleman menawarkan serangkaian promo menguntungkan.
Pelanggan dapat menikmati diskon suku cadang hingga 20 persen untuk berbagai komponen esensial, mulai dari engine oil, oil filter, fuel filter, clutch disc, clutch cover, brake, hingga wiper.
Selain itu, program ini juga memberikan potongan biaya jasa servis sebesar 10 persen.
Tidak hanya itu, untuk setiap transaksi servis dengan nilai minimum Rp500 ribu, pelanggan akan mendapatkan bonus berupa general check up gratis yang mencakup 10 item pemeriksaan.
Layanan ini bertujuan untuk memastikan kondisi kendaraan secara menyeluruh. Untuk memberikan kemudahan dan menghindari waktu tunggu yang lama, Sun Star Motor Sleman juga menyediakan fasilitas service booking.
Baca Juga: Sri Purnomo Dituntut 8,5 Tahun Penjara atas Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman
Eko mengingatkan bahwa program promo ini hanya berlaku selama periode Februari hingga Maret 2026.
“Kami berharap program ini bisa memberikan nilai tambah bagi pelanggan sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keselamatan berkendara selama Ramadan. Tunggu apalagi manfaatkan program ini,” tutupnya.
Berita Terkait
-
Libur Lebaran Belum Habis, Kunjungan Wisata di Kabupaten Sleman Stabil Tinggi
-
Viral! Google Maps Sesatkan Pemudik Lebaran ke Jalan Sawah, Arus Balik Mencekam di Tengah Padi
-
Dinkes Sleman Siagakan Fasyankes 24 Jam Selama Lebaran, Antisipasi Kematian Ibu hingga Super Flu
-
Siaga Penuh! Sleman Siapkan Tim Khusus 'Ngebut' Tambal Jalan Berlubang Jelang Mudik Lebaran 2026
-
Kuasa Hukum Sri Purnomo Sebut Tuntutan 8,5 Tahun Penjara Bentuk Frustrasi Jaksa
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jogja Fashion Week 2026: Panggung Kreativitas dan Regenerasi Desainer Muda
-
Bentangkan Merah Putih 1.000 Meter, Serukan Rakyat Masih Bersatu di Tengah Persoalan Bangsa
-
Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Perkuat UMKM Desa Brilian melalui Pendampingan Berkelanjutan
-
Perusakan Makam Mertua Seniman Djaduk Berakhir Damai, Polisi Ungkap Alasan Juru Kunci
-
Prabowo Rombak Buku Pelajaran karena Font Kekecilan, Dewan Pendidikan DIY Sebut Tak Urgen