Budi Arista Romadhoni | Hiskia Andika Weadcaksana
Jum'at, 03 April 2026 | 07:46 WIB
Istri Praka Farizal Romadhon yang telah tiba di rumah duka di Ledok, Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kulon Progo, Kamis (2/4/2026). (Suara.com/Hiskia)
Baca 10 detik
  • Kondisi psikologis Fafa Nur Azila, istri Kopda Farizal, mulai stabil setelah tiba di rumah duka, Kulon Progo, Kamis (2/4/2026).
  • Keluarga besar meminta pemerintah mempercepat proses repatriasi jenazah serta melakukan investigasi transparan atas gugurnya prajurit dalam misi UNIFIL tersebut.
  • Keluarga menyepakati bahwa almarhum Kopda Farizal akan dimakamkan secara kenegaraan di Taman Makam Pahlawan Giripeni, Wates, Kulon Progo.

"Harapannya juga pemerintah melalui menteri atau yang berwenang, itu bisa melobi ke PBB selaku koordinator dari pasukan perdamaian dunia untuk dapat menginvestigasi secara terbuka, secara transparan terkait dengan penyebab meninggalnya tiga anggota tentara kita, gitu," tuturnya.

Setuju dimakamkan di TMP

Pihak keluarga almarhum Kopda (anumerta) Farizal Rhomadhon sepakat untuk memakamkan sang prajurit di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giripeni, Wates, Kulon Progo.

"Ya, setelah berembuk bermusyawarah, ternyata pihak keluarga laki-laki setuju untuk dimakamkan di Makam Pahlawan. Dari pihak perempuan, alhamdulillah saya setuju dimakamkan di Makam Pahlawan," kata Noor Khodik selaku ayah mertua almarhum, ditemui di rumah duka, Ledok, Lendah, Kulon Progo, Kamis (2/4/2026).

Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan kehormatan negara yang melekat pada sosok almarhum. Termasuk pertimbangan anak almarhum di masa mendatang.

Suasana di rumah duka sendiri saat ini masih terus didatangi silih berganti oleh kerabat dan tetangga. Belum ada kejelasan lebih lanjut kapan waktu pasti ketibaan almarhum di Indonesia.

Load More