Andi Ahmad S
Sabtu, 25 April 2026 | 16:34 WIB
Noorman, salah seorang orang tua murid yang menitipkan anaknya di Daycare Little Aresha di Sorosutan, Kota Yogyakarta, Sabtu (25/4/2026). [Putu Ayu/SuaraJogja]
Baca 10 detik
  • Pengasuh daycare Little Aresha di Yogyakarta diduga melakukan kekerasan fisik terhadap balita dengan cara mengikat serta menelantarkan anak.
  • Orang tua korban melaporkan kasus kekerasan ini ke Mapolresta Yogyakarta pada Sabtu, 25 April 2026 untuk menuntut proses hukum.
  • Bukti video menunjukkan anak-anak diperlakukan kasar dan diikat tanpa pakaian, yang mengakibatkan gangguan kesehatan fisik serta trauma bagi korban.

Sementara orang tua lain, Choirunisa, mengungkapkan, anaknya yang berusia 1 tahun 5 bulan mengalami batuk pilek berkepanjangan. Sempat muntah, berat badannya turun drastis saat ini usai dititipkan di daycare tersebut

"Anak saya juga ada luka di punggung seperti bekas pukulan benda keras," ujarnya.

Kedua tangan anak perempuan 34 tahun ini juga terdapat luka melepuh. Padahal dia tidak pernah mengalami kecelakaan apapun di rumah.

Namun beberapa waktu ini dia sering melihat ada luka-luka baru di tubuh anaknya. Pihak daycare yang ditanya tidak pernah memberikan jawaban yang jelas.

Fakta mengerikan ditemukannya saat pihak kepolisian melakukan penggerebekan di daycare tersebut pada Jumat (24/4/2026). Dia menemukan anaknya diikat di bagian tangan.

"Syok saat lihat anak saya diikat di tangan dan tidak dipakaikan baju," jelasnya.

Perempuan ini semakin emosi saat mengetahui anak-anak sering ditidurkan di lantai tanpa kasur dan bantal. Akhirnya kebiasaan itu membuat anaknya memilih tidur di lantai saat di rumah.

Bahkan makanan bekal yang dibawakan Choirunisa untuk anaknya alih-alih dimakannya, ternyata tidak dimakan pengasuh daycare. Akibatnya tiap pulang dari daycare anaknya mengeluh lapar.

"Saya juga pernah lihat yang makan [bekal dari orang tua] justru pengasuhnya," tandasnya.

Baca Juga: Balita Dikunci di Kamar Mandi: Kisah Horor di Balik Pintu Daycare Little Aresha Yogyakarta

Jengah dengan kondisi itu, para orang tua pun bersama-sama membuat laporan ke Polresta Yogyakarta. Meski pengasuh saat ini sudah diamankan dan daycare ditutup, mereka menuntut polisi mengungkap kasus tersebut dan menghukum semua pelakunya.

Sebab luka dan perlakuan buruk yang dialami anak-anak bisa membuat merek trauma. Butuh waktu lama memulihkan anak-anak dari kesakitan dan kekerasan tersebut.

"Kami lapor polisi untuk memastikan kasus ini diproses sampai selesai, pelaku harus dihukum," imbuhnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Load More