- Mantan Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menyatakan suhu global 2024 mencapai 1,55 derajat Celsius, melampaui ambang batas Perjanjian Paris.
- Krisis iklim global kini memicu cuaca ekstrem, badai tidak lazim di Indonesia, serta ancaman kenaikan suhu jangka panjang.
- Dampak krisis iklim mencakup kekeringan, kenaikan muka air laut, hingga gangguan sektor pangan dan kesehatan masyarakat dunia.
"Badai itu seharusnya tidak mampu menembus wilayah tertentu. Namun ternyata bisa bergerak terus, bahkan bertahan cukup lama sebelum akhirnya meluruh," jelasnya.
Fenomena tersebut, lanjut mantan rektor UGM itu diduga berkaitan dengan meningkatnya suhu muka laut yang menjadi sumber energi utama bagi pembentukan badai. Saat suhu permukaan laut semakin hangat, energi yang tersedia untuk mendukung pertumbuhan sistem cuaca ekstrem juga meningkat.
"Akibatnya badai dapat bertahan lebih lama, bergerak lebih jauh dan menghasilkan curah hujan yang lebih besar," ujarnya.
Ancaman lain yang kini mulai dirasakan masyarakat adalah potensi kemarau yang lebih panjang dan lebih kering akibat pengaruh El Nino. Pada masa transisi menuju musim kemarau, tutupan awan cenderung berkurang sehingga radiasi matahari dapat langsung mencapai permukaan bumi.
Kondisi tersebut membuat suhu udara terasa lebih panas dibandingkan biasanya. Jika situasi ini berlangsung dalam waktu lama, berbagai sektor dapat terdampak, mulai dari pertanian, ketersediaan air bersih hingga kesehatan masyarakat.
Para ahli menilai perubahan iklim tidak lagi dapat dipandang sebagai isu lingkungan semata. Krisis ini telah berkembang menjadi persoalan ekonomi, pangan, kesehatan dan keselamatan manusia.
"Karena itu, berbagai langkah adaptasi dan mitigasi perlu terus diperkuat. Mulai dari pengurangan emisi karbon, perlindungan kawasan hutan, transisi energi bersih hingga peningkatan kesiapsiagaan menghadapi bencana yang dipicu cuaca ekstrem," jelasnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga: Dugaan Korupsi Tiga Mantan Pengurus BUKP Tempel Sleman, Negara Rugi Rp2,1 Miliar
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Tegas! UAD Berhentikan Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual di Lokasi KKN
-
Dugaan Warga Sleman Jadi Korban Mafia Tanah, Kantor Pertanahan Ungkap Temuan Ini
-
Unisa Yogyakarta Raih Penghargaan JBBA 2026 di Klaster Pendidikan
-
Seru, Dapatkan Harga Istimewa Hyundai Creta Lewat Program Triple Zero & Trade-In Benefit
-
Pesan Sri Sultan HB X di JBBA 2026, Bisnis Dibangun dengan Hati dan Kepercayaan