- Puluhan buruh mendatangi Kantor Gubernur DIY pada Kamis untuk menuntut perlindungan pekerja dan penghapusan sistem outsourcing.
- Massa mendesak Pemda DIY segera menerapkan struktur dan skala upah di perusahaan milik daerah, PT Taru Martani.
- Disnaker DIY menyatakan akan mendalami permasalahan tersebut serta meneruskan aspirasi buruh kepada pemerintah pusat dan DPR RI.
Ia menyebut hingga kini belum terdapat struktur dan skala upah yang dinilai sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Menurut Irsad, persoalannya bukan sekadar apakah gaji pekerja telah memenuhi UMK.
Struktur dan skala upah diperlukan untuk memberikan perbedaan penghasilan berdasarkan masa kerja, keterampilan, dan faktor lainnya.
"Sehingga ada perbedaan upah antara buruh yang bekerja satu tahun dengan buruh yang sudah bekerja selama puluhan tahun," jelasnya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (disnaker) DIY, Ariyanto Wibowo mengatakan persoalan Taru Martani sebenarnya telah masuk dalam proses pendampingan dan pembinaan Disnaker DIY.
Namun setelah audiensi dengan buruh, pihaknya mengaku menemukan sejumlah hal yang perlu didalami kembali.
Pemda DIY juga akan meneruskan sejumlah aspirasi buruh dalam pembahasan rancangan undang-undang perlindungan ketenagakerjaan kepada pemerintah pusat dan DPR RI.
"Kita akan segera berkoordinasi dengan pembina BUMD dan dengan komisaris yang ada di Taru Martani," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga: Duh! Gunungkidul Sampai Ajukan Tambahan Stok BBM, Pemda DIY Lakukan Efisiensi Transportasi
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
-
Ironi Pariwisata Jogja, Kampus Sepi Peminat, Industri Justru Kekurangan SDM Kompeten
-
Anak Balita Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual di Sleman
-
Semangat Aksara dalam Festival Kebudayaan Yogyakarta 2026
-
Dibintangi Oki Rengga, SMARTFREN Kenalkan Jaringan Unlimited 5G di Web Series Penghuni Rumah Warisan