- Seorang satpam di SMAN 1 Sentolo Kulon Progo diduga melakukan pelecehan dengan merangkul siswa pada September 2026.
- Dinas Pendidikan DIY menurunkan tim untuk menyelidiki kasus dugaan pelecehan serta potensi intimidasi pembuatan video klarifikasi siswa.
- Pihak vendor telah memberhentikan sementara oknum satpam tersebut sambil menunggu hasil pemeriksaan resmi dari dinas terkait.
Dinas tengah memeriksa apakah benar siswa diminta atau ditekan untuk membuat video klarifikasi.
Jika dugaan intimidasi tersebut terbukti, Disdikpora DIY menyatakan akan menempuh mekanisme sesuai aturan. Bahkan apabila tindakan tersebut dilakukan oleh guru, kepala sekolah, maupun pihak lain di lingkungan sekolah, terdapat mekanisme pembinaan dan sanksi yang dapat diterapkan.
"Apakah memang diminta diintimidasi untuk membuat video klarifikasi atau tidak, itu nanti yang kami simpulkan," katanya.
Suci menegaskan siswa yang melaporkan dugaan tindakan tidak semestinya justru harus mendapatkan perlindungan. Untuk itu Disdikpora DIY juga akan memanggil kepala sekolah dan pihak-pihak terkait untuk mendapatkan keterangan secara langsung.
Pemeriksaan tersebut diperlukan sebelum dinas mengambil kesimpulan mengenai ada atau tidaknya intimidasi maupun pelanggaran lainnya.
"Mestinya kita harus melindungi orang-orang yang memang sudah melaporkan hal-hal yang tidak sesuai," ujarnya.
Sementara itu, berdasarkan laporan awal sekolah, kondisi siswa yang menjadi korban disebut relatif tidak mengalami tekanan berat atau trauma. Namun Disdikpora DIY menegaskan kondisi tersebut tidak berarti dugaan pelecehan dapat ditoleransi.
Disdikpora DIY memastikan pendalaman kasus terus dilakukan. Hasil pemeriksaan akan menjadi dasar untuk menentukan langkah lebih lanjut terhadap pihak-pihak yang terbukti melakukan pelanggaran.
"Kalau lihat dari laporan sekolahnya memang sedikit hanya perbuatan-perbuatan yang berbau pelecehan. Itu kan tetap tidak bisa kita toleransi," imbuhnya.
Baca Juga: Menjemput Rezeki dari Balik Layar Gadget hingga Ujung Canting, Kisah Difabel Bertahan Hidup di Jogja
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Terkini
-
Kisah Desty: Berjuang Melawan Skizoafektif hingga Sempat Lepas Obat, Kini Kembali Mengajar
-
Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026
-
Viral Titik Nol Km Jogja Dipasang Kawat Duri, Pemda DIY Merasa Tak Dikabari Polisi
-
IAGI Soroti Tantangan Eksploitasi Kekayaan Geologi: Jangan Korbankan Lingkungan!
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama