-
Memburu Pemangsa sukses membuat penonton Yogyakarta tegang lewat teror pemburuan pelaku kejahatan anak dan adegan jump scare.
- Screening ini menjadi bagian dari rangkaian nonton duluan di tujuh kota yang disambut antusias penonton.
- Film karya Umay Shahab ini mengangkat isu kekerasan terhadap anak melalui aksi empat jurnalis perempuan memburu seorang predator.
SuaraJogja.id - Film terbaru Sinemaku Pictures karya sutradara Umay Shahab, Memburu Pemangsa, sukses membuat penonton bergidik ngeri saat menggelar screening di XXI Jwalk, Yogyakarta, Sabtu (19/9).
Pemutaran ini merupakan salah satu rangkaian nonton duluan yang digelar di tujuh kota, yakni Jakarta, Depok, Bogor, Bekasi, Yogyakarta, Medan, dan Makassar.
Antusiasme penonton terlihat tinggi sepanjang pemutaran film. Hampir seluruh tiket terjual habis (sold out), sementara para penonton tampak sangat menghayati kisah yang disajikan.
Sejumlah adegan jump scare berhasil memicu rasa takut dan membuat suasana bioskop dipenuhi ketegangan.
Para penonton yang menyaksikan film ini turut menjadi saksi empat jurnalis perempuan dalam memburu predator terkeji yang menyasar korban anak-anak.
Sajian kisah bergaya investigasi menghadirkan empat tokoh utama yang diperankan Laura Basuki sebagai Agnes, Prilly Latuconsina sebagai Cia, Taskya Namya sebagai Brina, dan Yasamin Jasem sebagai Anya.
Penonton menyaksikan keempatnya tampil sebagai hero yang membongkar kasus kriminal terbesar dari penjahat yang bekerja sama dengan iblis.
Sepanjang film, penonton dibuat ngos-ngosan hingga menahan napas. Reaksi tegang juga kerap terlihat, bahkan tidak sedikit yang memberikan tepuk tangan pada sejumlah adegan penting.
Perburuan, investigasi, hingga unsur horor tersaji melalui penggarapan teknis yang matang, sehingga menghadirkan pengalaman menonton yang intens dan memacu adrenalin.
Baca Juga: Denny Sumargo Merasa 'Berjodoh' dengan Karakter Hajime di Film Baby Udon: Memang Sudah Jalannya
Selain menawarkan ketegangan, Memburu Pemangsa mengangkat isu yang sangat relevan di tengah masyarakat, yakni kasus penculikan dan kekerasan terhadap anak yang masih terjadi di Indonesia.
“Orang yang melakukan tindakan kekerasan pada anak adalah serendah-rendahnya manusia, karena melakukan kekerasan terhadap anak, yang tidak memiliki kemampuan kekuatan untuk melawan,” ujar sutradara Umay Shahab.
Taskya Namya pun mengaku isu perlindungan anak menjadi salah satu alasan dirinya bergabung dalam proyek layar lebar ini.
“Gambaran empat jurnalis perempuan di film ini sangat penting untuk membela dan menjaga anak-anak. Salah satu alasanku mau bergabung di film ini adalah karena isu anak-anak,” ujar Taskya Namya.
“Aku punya tiga keponakan dan membayangkan kalau mereka ada di posisi terburuk seperti yang ada di film ini, aku juga akan melakukan apapun seperti Brina dan teman-teman jurnalisnya, mengejar dan tidak membiarkan pemangsa ini untuk lolos,” tambah Taskya.
Film Memburu Pemangsa juga menghadirkan pendekatan yang cukup baru di perfilman horor Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Tuan Rumah JCWF & Munas DPP PUTRI 2026, Loman Park Hotel Dorong Sinergi Wellness-Pariwisata
-
Perempuan Tak Punya Pilihan Berhenti Haid, Pajak Pembalut 11 Persen Dinilai Nodai Keadilan Gender
-
Kota Jogja Vs Gunungkidul: Jarak Kualitas Hidup Ini Ternyata Masih Jauh!
-
Dinkes Sleman Catat 112 Kasus Leptospirosis hingga Oktober 2026, Dua Meninggal Dunia
-
BRI Hadirkan Keistimewaan Pendidikan Anak bagi Nasabah Private dan Prioritas