-
Memburu Pemangsa sukses membuat penonton Yogyakarta tegang lewat teror pemburuan pelaku kejahatan anak dan adegan jump scare.
- Screening ini menjadi bagian dari rangkaian nonton duluan di tujuh kota yang disambut antusias penonton.
- Film karya Umay Shahab ini mengangkat isu kekerasan terhadap anak melalui aksi empat jurnalis perempuan memburu seorang predator.
Selain menggabungkan unsur horror-crime-action dan desain produksi berkualitas, Umay Shahab menempatkan empat karakter perempuan sebagai tokoh utama yang menjadi pahlawan dalam cerita, sesuatu yang masih jarang ditemui pada film horor Indonesia.
“Salah satu yang menarik untukku juga adalah adegan action-nya yang cukup heavy, ditambah pacing horor yang memacu adrenalin. Kami para pemeran harus melakukan workshop action selama tiga bulan sebelumnya lebih dulu, dan sangat menantang,” ujar Yasamin Jasem.
Film ini juga menyoroti realitas kasus kekerasan terhadap anak yang masih terjadi di berbagai daerah.
Di Kota Makassar, misalnya, pernah terjadi kasus siswi SMP yang menjadi korban kekerasan seksual oleh pasangan suami-istri pada Juli tahun ini.
Kasus lain terjadi di Yogyakarta, yakni adanya kekerasan pada anak di daycare Little Aresha juga sempat menyita perhatian nasional.
Sementara itu, di Medan, kasus kekerasan terhadap anak masih tercatat cukup tinggi. Pada Juni tahun ini, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3APMP2KB) Kota Medan mencatat 39 laporan kasus kekerasan anak yang menimpa 44 korban.
Berbagai kasus yang terjadi di sejumlah kota tersebut menunjukkan bahwa persoalan perlindungan anak masih menjadi perhatian serius.
Melalui kisah perburuan predator anak yang dikemas dalam balutan horror-crime-action, Memburu Pemangsa hadir sebagai tontonan yang tidak hanya menegangkan, tetapi juga mendorong kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap keselamatan anak-anak.
Film Memburu Pemangsa akan diputar di seluruh bioskop Indonesia pada 24 September 2026.
Baca Juga: Denny Sumargo Merasa 'Berjodoh' dengan Karakter Hajime di Film Baby Udon: Memang Sudah Jalannya
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Penonton Yogyakarta Bergidik Ngeri Saksikan Memburu Pemangsa, Jump Scare Picu Suasana Tegang
-
Prabowo Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, Muhammadiyah Ingatkan Pakar Berbasis Ilmu dan Data
-
Muhammadiyah Sentil Menkeu Baru, Jangan Biarkan Rupiah Jatuh Terus
-
Polemik Royalti Musik, Pelaku Usaha Bingung, Pekerja Seni Menunggu Hak
-
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi